BLT Subsidi Upah Guru Honorer Non PNS Akan Cair Bulan Ini, Ini Syarat Dan Cara Daftarnya

BLT Subsidi Upah Guru Honorer – Pemerintah akan mengucurkan subsidi gaji atau bantuan BLT untuk guru honorer dan pegawai non PNS pada November ini.

Diketahui, Kementerian Tenaga Kerja telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 37,7 triliun untuk program subsidi gaji. Program ini ditargetkan untuk 15,7 juta pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (per 30 Juni 2020).

Namun hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan disampaikan oleh BPJS Ketenagakerjaan baru mencapai 12,4 juta pekerja atau buruh.

Dari sisa anggaran, pemerintah akan mengalokasikan subsidi gaji untuk bantuan BLT bagi guru honorer dan pegawai non-PNS. Baik guru honorer di lingkungan Kementerian Agama maupun guru honorer di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya akan disalurkan untuk subsidi gaji atau gaji guru honorer dan tenaga pengajar, baik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama,” ujarnya. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dikutip dari situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan, Jumat 13 November 2020.

BLT Subsidi Upah Guru Honorer Non PNS

Bantuan yang diterima guru honorer dan pegawai non PNS sebesar Rp. 2,4 juta, dan diinisiasi oleh Kementerian Agama dan Kementerian Tenaga Kerja untuk pertama kalinya.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan memberikan subsidi gaji bagi guru honorer Madrasah atau non PNS.

BLT Subsidi Upah Guru Honorer Non PNS

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Nomor: B-2030 / DJ.I / Dt.I.II / HM.00 / 09/2020 tentang Program Bantuan Subsidi Upah untuk Guru Madrasah Non PNS yang ditujukan kepada Kepala Dinas Provinsi Cq. Kepala Pendidikan Madrasah / Pendidikan Islam di Indonesia.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa berdasarkan hasil pertemuan dengan Tim Asistensi Satgas Pemulihan Ekonomi dan Transformasi, diputuskan bahwa guru Madrasah berstatus akan menerima bantuan bersubsidi untuk Guru Madrasah non-PNS.

Namun, tentunya tidak semua guru bisa mendapatkan bantuan subsidi ini. Hanya guru yang mematuhi syarat dan ketentuan.

Syarat BLT Subsidi Upah Guru Honorer

Berikut adalah syarat atau ketentuan calon guru madrasah penerima Tunjangan Gaji 2020 (upah), berdasarkan surat edaran, sebagai berikut:

  1. Guru madrasah yang berpotensi menjadi penerima program ini adalah guru madrasah non PNS yang tercatat aktif mengajar di SIMPATIKA pada semester pertama tahun ajaran 2020/2021. Jumlah guru madrasah non PNS di SIMPATIKA berdasarkan data real time adalah 617.467 guru;
  2. Data di SIMPATIKA menunjukkan 455.216 guru sudah mendaftarkan nomor rekeningnya, sedangkan 162.251 guru belum mendaftarkan nomor rekeningnya. Sehubungan dengan hal tersebut, kami meminta Anda untuk segera berkoordinasi dengan unit kerja terkait untuk memastikan nomor rekening yang tercatat di SIMPATIKA masih aktif (data terlampir);
  3. Data sesuai nama sesuai alamat pada angka 2 di atas, akan disampaikan oleh Admin SIMPATIKA Kementerian Agama melalui Admin SIMPATIKA di Kantor Provinsi Kementerian Agama.

Untuk mendapatkan BLT bagi guru honorer dan pegawai non PNS, syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut:

  • Pastikan kamu sudah terdaftar di Data Pendidikan Dasar (DAPODIK) dan Database Pendidikan Tinggi (PDDikti) paling lambat akhir Juni 2020.
  • Guru Kehormatan BLT dan Pegawai Non PNS lainnya adalah bagi mereka yang belum mendapatkan subsidi upah dari program pemerintah, termasuk subsidi gaji bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
  • BLT untuk guru honorer dan PNS non PNS untuk gaji di bawah Rp 5 juta.
  • Pegawai non PNS tidak diikutsertakan dalam program Kartu Pra Kerja dan Banpres UMKM.
  • Guru honorer yang mendapat bantuan adalah guru yang tercatat aktif mengajar pada semester I tahun 2020-2021 di Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) Kementerian Agama.

Untuk mengecek apakah nama Anda terdaftar di Data Pendidikan Dasar (DAPODIK) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Anda dapat mengecek dan login di https://info.gtk.kemdikbud.go.id/

Setelah itu, Anda akan melihat tampilan tab di bagian bawah yang bertuliskan “Pembayaran Insentif untuk guru non-PNS”.

Daftar tersebut mencantumkan nama bank penyalur, namun jika dalam tabulasi tidak mencantumkan nama dan nilai nominal bank, berarti masih dalam proses verifikasi.

Sebagaimana diketahui, bantuan ini secara khusus ditujukan untuk meringankan beban ekonomi bagi guru honorer dan pegawai non PNS. Apalagi kini banyak tenaga pengajar yang juga terkena Covid-19.

Untuk pencairan dana BLT bagi guru honorer dan pegawai non PNS, pemerintah berupaya agar pencairan dilakukan pada November 2020.

Share :

Tinggalkan komentar