Proses Penyelesaian Tilang dan Sidang

Polisi yang memberhentikan pelanggar harus menyapa dengan sopan dan menunjukkan identitas mereka dengan jelas. Polisi harus menjelaskan dengan jelas kepada pelaku apa kesalahannya, pasal apa yang dilanggar dan tabel berisi jumlah denda yang harus dibayarkan oleh pelanggar.

Pelanggar dapat memilih untuk menerima kesalahan dan memilih untuk menerima slip biru, kemudian membayar denda di TKP BRI dan mengambil dokumen yang diadakan di kantor polisi di mana insiden itu terjadi, atau menolak tuduhan yang dituduhkan dan meminta sidang pengadilan dan menerima slip merah.

Pengadilan kemudian akan memutuskan apakah pelaku bersalah atau tidak, dengan mendengarkan pernyataan polisi yang bersangkutan dan pelaku di persidangan di pengadilan setempat, pada waktu yang ditentukan (biasanya 5 hingga 10 hari kerja sejak tanggal pelanggaran ).

Ada 3 cara membayar denda tilang yang telah di bahas di halaman sebelumnya. Dari ketiganya pilih bayar tilang menurut anda mudah dan murah. Untuk E-Tilang biasanya pengendara akan diberi notifikasi berupa SMS / WA sebagai bukti melanggar seperti yang kami bahas kemarin.


Proses Ketentuan Tilang dan Sidang


Informasi lengkap
Sanksi untuk pelanggaran lalu lintas di jalan raya semakin berat. Dalam undang-undang lalu lintas terbaru, sanksi denda atau tilang telah meningkat sekitar 10 kali dengan kisaran Rp. 250 ribu hingga Rp. 1 juta.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang disahkan oleh DPR pada 22 Juni 2009. Berikut ini adalah daftar tiket kendaraan bermotor untuk pelanggaran lalu lintas:
  1. Setiap pengendara yang tidak memiliki SIM dijatuhi hukuman penjara maksimum 4 bulan atau denda maksimal Rp. 1 juta (Pasal 281).
  2. Setiap pengendara yang memiliki SIM tetapi tidak dapat menunjukkannya ketika penggerebekan dijatuhi hukuman maksimum satu bulan penjara atau denda maksimum Rp. 250 ribu (Pasal 288 ayat 2).
  3. Setiap pengendara yang tidak memiliki Tanda Nomor Kendaraan dijatuhi hukuman penjara maksimum 2 bulan atau denda maksimal Rp. 500 ribu (Pasal 280).
  4. Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan kelayakan jalan seperti cermin, lampu depan, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dihukum dengan hukuman penjara maksimum 1 bulan atau denda maksimum Rp. 250 ribu (Pasal 285 ayat 1).
  5. Setiap pengendara yang tidak memenuhi persyaratan teknis seperti cermin, klakson, lampu depan, lampu mundur, lampu rem, kaca depan, bumper, penghapus kaca harus dihukum dengan hukuman penjara maksimum 2 bulan atau denda maksimal Rp 500 ribu (Pasal 285 paragraf 2).
  6. Setiap pengendara yang tidak dilengkapi dengan peralatan seperti ban cadangan, segitiga pengaman, jack, pembuka roda, dan kotak P3K dalam kecelakaan harus dihukum penjara maksimum 1 bulan atau denda maksimum Rp. 250 ribu (Pasal 278).
  7. Setiap pengemudi yang melanggar rambu lalu lintas dapat dikenakan hukuman penjara maksimum 2 bulan atau denda maksimal Rp. 500 ribu (Pasal 287 ayat 1).
  8. Setiap pengemudi yang melanggar aturan batas kecepatan tertinggi atau terendah harus dihukum penjara maksimum 2 bulan atau denda maksimum Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 5).
  9. Setiap pengemudi yang tidak dilengkapi dengan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor atau Sertifikat Pendaftaran Kendaraan Bermotor akan dikenakan hukuman penjara maksimum 2 bulan atau denda maksimal Rp. 500 ribu (Pasal 288 ayat 1).
  10. Setiap pengemudi atau penumpang yang duduk di sebelah pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman dihukum dengan hukuman penjara maksimum 1 bulan atau denda maksimal Rp. 250 ribu (Pasal 289).
  11. Setiap pengendara sepeda motor atau penumpang yang tidak mengenakan helm standar nasional dapat dikenakan hukuman penjara maksimum 1 bulan atau denda maksimal Rp. 250 ribu (Pasal 291 ayat 1).
  12. Setiap orang yang mengendarai Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu di malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) akan dikenakan hukuman penjara maksimum 1 (satu) bulan atau denda maksimum Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 1)
  13. Setiap orang yang mengendarai sepeda motor di jalan tanpa menyalakan lampu di siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dikenakan hukuman penjara maksimum 15 (lima belas) hari atau denda maksimum Rp 100.000.000 (seratus) ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 2)
  14. Setiap pengendara sepeda motor yang akan berbalik atau kembali tanpa memberikan sinyal hukuman penjara maksimal 1 bulan atau denda maksimal Rp. 250 ribu (Pasal 294).
  15. Selalu patuhi rambu lalu lintas. Kebiasaan mengabaikannya bisa membahayakan keselamatan orang lain. Mempraktikkan lalu lintas yang teratur tidak hanya mencerminkan kepribadian seseorang, tetapi juga menekan kecelakaan lalu lintas.
Sumber : http://polrestabes-bandung.or.id/layanan/proses-tilang-sidang

Mekanisme Penerbitan SIM Baru dan Perpanjang SIM di Bandung

Syarat dan Biaya Penerbitan SIM Baru dan Perpanjang SIM - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lagi Cara dan Syarat Membuat SIM C dan SIM A. SIM atau Surat Ijin Mengemudi adalah syarat mutlak bagi pengemudi. Masih banyak yang kebingunan proses dan biaya yang sebenarnya.

Dalam panduan cara membuat SIM ini, ada beberapa ketentuan yang harus dilengkapi dan dijalankan, yaitu syarat-syarat dan proses atau prosedur pembuatan.


Mekanisme Penerbitan SIM Baru dan Perpanjang SIM


Pendaftaran SIM online bisa langsung klik situs resmi Polri :  http://sim.korlantas.polri.go.id/simonline-registrasi/

Bagaimana syarat, biaya dan proses pembuatan SIM? mari kita baca dan pahami Seperti di lansir dari situs resmi http://polrestabes-bandung.or.id

Persyaratan
1. Usia
- Pelamar SIM A, C dan D setidaknya 17 tahun
- SIM B I dan B II pemohon harus berusia minimal 20 tahun
- SIM umum pemohon adalah 21 tahun

2. Lampirkan E-KTP dan salinannya
3. Lampirkan Sertifikat Kesehatan Fisik dan Spiritual dari Dokter
4. Khusus untuk pelamar SIM A Publik, B1, B1 Publik, B2 dan Publik B2, sertifikat psikologis juga dilampirkan

Prosedur
1. Pendaftaran SIM (periksa kelengkapan persyaratan peserta tes)
2. Pendaftaran / entri data.
3. Identifikasi (mengambil foto, sidik jari, dan tanda tangan digital)
4. Ikuti tes Teori
5. Jika Anda lulus ujian teori, Anda berhak mengikuti tes simulator mengemudi dan tes praktik sesuai dengan jenis SIM yang dikirimkan.
6. Jika Anda lulus ujian teori, tes simulator dan ujian praktik, terus membayar administrasi / PNBP di Bank BRI (formulir diisi sesuai dengan biodata)
7. Pencetakan SIM Asli

Mekanisme Penerbitan Perpanjangan SIM

Persyaratan
1. Lampirkan E-KTP dan salinannya
2. Lampirkan Sertifikat Kesehatan Fisik dan Spiritual dari Dokter
3. Bawalah SIM asli yang valid

Prosedur
1. Pendaftaran (periksa persyaratan lengkap)
2. Pembayaran PNBP dan isi formulir.
3. Pendaftaran.
4. Identifikasi (Mengambil foto, sidik jari dan tanda tangan digital)
5. Pencetakan SIM Asli

Catatan: SIM yang masa berlakunya habis masa berlakunya (1 hari terakhir) tidak dapat diperpanjang, harus mengajukan penerbitan SIM baru sesuai dengan Perkap nomor 9 tahun 2012 tentang SIM pasal 28 ayat 3.

SIM dinyatakan tidak berlaku, jika :
1. Masa berlaku 5 tahun
2. SIM rusak
3. Digunakan oleh orang lain
4. Diperoleh secara ilegal
5. Data pada SIM diubah

Biaya Administrasi SIM
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 tahun 2016 tentang jenis dan tingkat jenis PNBP:

1. Biaya untuk membuat SIM baru:
- SIM C: Rp.100.000
- SIM A: Rp.120.000
- SIM A Umum, B1, B1 Publik, B2, B2 Publik: Rp.120.000

2. Biaya untuk membuat SIM diperpanjang:
- SIM C: Rp.75.000
- SIM A: Rp. 80.000
- SIM A Umum, B1, B1 Publik, B2, B2 Publik: Rp. 80.000

Persyaratan buat SIM Umum

1. Miliki SIM
- Grup A untuk Umum A
- Grup A Umum untuk B I dan B I Umum
- Grup B I Umum untuk B II Umum

2. Pengalaman berkendara minimal 12 bulan di grup SIM yang dimiliki
3. Memiliki E-KTP
4. Lulus ujian teori dan Praktik I dan Praktik II
5. Diperlukan untuk menghadiri klinik mengemudi

5 Cara Merawat Cat Mobil Agar Terlihat Seperti Baru

Tips Cara Merawat Cat Mobil Agar Tetap Mengkilap - Merawat mobil bukan hanya soal kondisi mesin saja, tetapi juga eksteriornya sehingga cat mobil selalu terlihat berkilau kayak mobil baru.

Untuk merawat cat mobil Anda tidak harus selalu pergi ke salon mobil. Ternyata ini bisa dengan mudah dilakukan di rumah. Berikut ini beberapa cara Anda bisa merawat cat mobil agar tetap mengkilap seperti baru.

5 Cara Merawat Cat Mobil Agar Terlihat Seperti Baru


Menghindari Mobil Dari Cuaca Ekstrim
Eksterior mobil memang merupakan bagian yang paling rentan ketika bersentuhan dengan masalah cuaca ekstrem. Hasilnya, cat mobil bisa cepat pudar dan bahkan mengelupas. Untuk merawat cat mobil agar tetap mengkilap, hindari memarkir mobil di bawah sinar matahari langsung.

Cobalah untuk memilih lokasi parkir yang teduh, seperti di gedung atau di bawah pohon. Sementara saat hujan, jangan sampai mobil terlalu lama terkena hujan, usahakan segera cuci mobil agar cat mobil terlindung dari jamur.

Cuci Mobil Rutin
Setiap hari, mobil sering terpapar asap dan debu yang mengandung berbagai bahan kimia. Ini juga bisa mempengaruhi daya tahan cat mobil.

Untuk merawat cat mobil sehingga bahan-bahan kimia ini hilang dengan cepat dan cat mobil tetap mengkilap adalah mencuci mobil secara teratur setidaknya dua kali seminggu.

Bahkan jika terlihat kotor, tidak ada salahnya membersihkannya setiap hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah debu menumpuk terlalu tebal sehingga cat mobil menjadi kusam dengan cepat. Untuk sabun atau sampo mobil, pilihlah yang khusus untuk mobil karena sudah mengandung zat yang ditujukan untuk perawatan cat mobil.

Keringkan mobil segera setelah dicuci
Ketika semua bagian mobil telah dicuci bersih, segera keringkan mobil dengan kain yang terbuat dari microfiber untuk merawat cat mobil agar tetap mengkilap dan terhindar dari goresan.

Jangan biarkan air membasahi badan mobil terlalu lama, dan hindari pengeringan dengan mengandalkan sinar matahari, karena hal itu dapat menyebabkan air yang tersisa untuk mencuci mobil pada badan mobil.

Bersihkan sesegera mungkin agar mobil tetap bersih dan tidak menimbulkan bintik-bintik yang dapat merusak cat mobil Anda. Periksa juga perawatan mobil berkala yang harus Anda lakukan di sini!

Menggunakan Obat Pemoles atau Lilin
Selain mencuci mobil secara rutin, ada hal lain yang bisa diterapkan untuk merawat cat mobil agar tetap mengkilap, yaitu dengan menggunakan obat-obatan atau lilin setiap dua bulan.

Menggunakan cat atau lilin, akan membantu cat mobil terlihat lebih mengkilap, bahkan mampu menghilangkan goresan halus pada bodi mobil.

Penggunaannya sangat mudah, cukup oleskan merata pada cat kuku atau lilin ke bagian mobil, tunggu sampai mengering, lalu bersihkan lagi menggunakan kain microfiber untuk hasil maksimal.

Gunakan Selimut Mobil
Jika Anda tidak memiliki garasi dan perlu memarkir mobil Anda setiap hari di luar ruangan, gunakan penutup mobil berkualitas untuk merawat cat mobil Anda dari cuaca yang tidak menentu. Selain itu, penutup mobil juga dapat melindungi mobil Anda dari baret dan penyok yang disebabkan oleh paparan binatang liar atau benda tumpul yang jatuh, seperti kerikil dan cabang-cabang pohon.

Foto : angieslist.com

6 Masalah Kesehatan Anak Kucing

6 Masalah Kesehatan Anak Kucing - Anak kucing memang sangat imut karena mereka seperti bantal, tetapi tentu saja bayi ini akan tumbuh menjadi anak kucing aktif dan penuh keingintahuan, sebelum akhirnya ia menjadi kucing dewasa yang penuh percaya diri.

Meskipun terlihat aktif dan cenderung ingin menjelajahi daerah sekitarnya sesegera mungkin, tetapi sistem kekebalan anak kucing tidak sepenuhnya berkembang seperti pada kucing dewasa, oleh karena itu anak kucing lebih berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan lainnya ketika mereka masih muda.

Menjaga anak kucing bersama induknya selama periode tertentu sangat dianjurkan agar anak kucing mendapatkan kekebalannya melalui ASInya.


6 Masalah Kesehatan Yang Sering Dialami Anak Kucing
Foto : ekspektasi.id

Selain itu, kami dapat meminimalkan risiko anak kucing tidak sakit dengan memastikan bahwa anak kucing tidak pergi atau bertemu kucing lain sampai mereka diberikan vaksin.

Tetapi kita tetap harus waspada karena ada beberapa masalah kesehatan yang biasanya sering terjadi pada anak kucing. Apa yang membuat Anda penasaran? Kami akan membahasnya untuk pengamat cat.

1. Infeksi saluran pernapasan atas
Infeksi saluran pernapasan atas, seperti calicivirus kucing dan virus herpes kucing, dikenal sebagai "pembunuh kucing", terutama jika kucing baru berusia beberapa minggu. Infeksi saluran pernapasan atas pada kucing biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus, yang biasanya ditularkan ketika kucing bersin atau mengeluarkan napas.

Gejala: Bersin adalah gejala utama infeksi saluran pernapasan atas pada kucing. Meski terkadang anak kucing akan menghasilkan cairan lengket kekuningan dari mata dan pilek. Jika kucing kesulitan bernapas atau menolak makan, situasinya serius.

Perawatan: Bawa kucing ke dokter hewan. Jika dia masih bisa makan dan minum dan merasa nyaman dan bernapas normal, kita masih bisa menunda sampai besok.

Infeksi saluran pernapasan atas pada kucing sangat sulit diobati, terutama yang disebabkan oleh virus, karena tidak ada obat anti-virus yang benar-benar efektif.

Masa Pemulihan: Setelah lima hingga tujuh hari, infeksi saluran pernapasan atas pada kucing cenderung berkurang. Tetapi virus biasanya masih di dalam tubuh kucing, menunggu untuk muncul kembali dan menyebabkan infeksi saluran pernapasan bagian atas lagi nanti.

2. Feline Distemper
Feline Distemper (panleukopenia) sangat jarang, tetapi sangat mematikan. Ini adalah virus yang menyerang sistem kekebalan kucing kita dan mengkonsumsinya sampai tidak ada yang tersisa. Dengan kata lain, distemper sulit ditangani.

Vaksin distemper tersedia dan diberikan secara rutin. Distemper kucing dapat ditularkan melalui rute tinja ke dalam mulut, bahkan dalam jumlah tinja yang terkontaminasi secara mikroskopis dapat menyebabkan distemper kucing.

Gejala: Anak kucing yang terkena distemper biasanya sangat sakit, menderita muntah, kurang nafsu makan, dan yang mengerikan adalah diare dalam bentuk lendir putih.

Pengobatan: anak kucing yang menderita kucing pengganggu perlu dirawat di rumah sakit dan diisolasi, sehingga kucing tidak menularkan virus.

Dokter hewan sering memberi mereka antibiotik dan banyak cairan untuk mencegah infeksi sekunder. Sayangnya anak-anak kucing yang menderita feline distemper sering eutanasia.

3. Cacing di usus
Cacing di usus bisa bermacam-macam, yang semuanya berbahaya dan bisa berbahaya. Contohnya adalah cacing gelang, cacing tambang dan cacing cambuk, mereka dapat memasuki usus kucing dan menyebabkan diare (kadang disertai dengan darah), penurunan berat badan dan kesulitan tumbuh.

Anak kucing biasanya terjangkit cacing dengan menelan telur cacing dari kotoran kucing lainnya. Manusia juga dapat tertular cacing dengan memakan buah atau sayuran yang bersentuhan dengan tanah yang terinfeksi dan belum dibersihkan.

Perawatan: Berikan obat kucing Anda secara teratur selama delapan minggu. Banyak obat cacing khusus kucing tersedia di klinik hewan peliharaan atau dokter hewan.

Penting bagi dokter hewan kami untuk memeriksa sampel tinja kucing untuk mengidentifikasi jenis cacing yang digunakan kucing, sehingga ia dapat menentukan jenis obat cacing yang cocok untuk kucing kami.

Waktu pemulihan: Selama dua minggu, tetapi ada risiko infeksi ulang. Karena anak kucing dapat makan telur cacing yang baru menetas beberapa minggu kemudian.

4. Coccidia
Parasit usus ini ditularkan melalui tinja yang masuk ke mulut, artinya parasit ini ditularkan ketika anak kucing menelan tinja. Sayangnya tidak ada vaksin untuk melindungi anak kucing dari coccidia, tetapi kabar baiknya adalah ini adalah penyakit langka.

Gejala: Diare dan terkadang dehidrasi dan kurang nafsu makan. Satu-satunya cara untuk memastikannya adalah dengan memeriksakan diri ke dokter hewan. Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan tinja dan beberapa pemeriksaan lainnya.

Waktu pemulihan: Sekitar satu minggu setelah memulai terapi, meskipun beberapa dokter hewan dapat mengobatinya hingga 3 minggu. Kemudian dokter hewan akan memeriksa sampel tinja lagi untuk memeriksa bahwa coccidia masih positif.

5. Kutu
Masalah kutu cukup umum pada anak kucing dan mudah diobati. Anak-anak kucing kita bisa mendapatkan kutu dari lingkungan sekitarnya. Kutu ini dapat dilihat oleh mata, atau Anda dapat melihat kotoran kutu hitam seperti lada.

Ketika kita menabrak kutu (dan kotoran kutu), mereka akan memerah karena terbuat dari darah yang mudah dicerna. Kita bisa menemukan kutu dan kotoran ini di bulu kucing kita.

Perawatan: Kami dapat menggunakan obat-obatan kutu yang tersedia di petshop atau klinik hewan. Saat ini ada berbagai jenis obat kutu di pasaran. Selalu baca label untuk obat kutu dan ikuti instruksi untuk digunakan, berapa dosis dan mulai pada usia berapa anak kucing dapat diberikan obat kutu.

Waktu Pemulihan: 24 jam

6. Ear Mite
Earmit pada kucing menyebar hampir sama dengan kutu. Bentuknya yang mikroskopis dan warna putih, kita bisa melihatnya jika kita perhatikan baik-baik, ukurannya hanya sebesar sebutir garam. Jika parah, kita bisa melihat kulit telinga kucing yang rapuh karena sudah dihisap oleh darah earmites.

Gejala: Anak kucing yang terkena earmite akan menggaruk telinga dan menggelengkan kepala. Jika kucing terlalu sering menggelengkan kepalanya, pembuluh darah bisa pecah dan sangat menyakitkan bagi kucing

Perawatan: Kita bisa memberi obat kucing dalam bentuk tetes telinga.

Waktu pemulihan: Satu hingga dua minggu.

Itulah 6 masalah kesehatan yang sering dialami anak kucing. Ada beberapa penyakit yang bisa kita hindari dengan menjaga kebersihan lingkungan kita, tetapi ada beberapa penyakit yang sangat sulit diprediksi asalnya.

Jika kita sudah mengenal kucing kita dengan baik, segera waspadai perubahan kecil yang terjadi pada kucing. Mengenali kelainan pada kucing sejak dini dapat membantu kucing mendapatkan perawatan medis sejak dini.

Semoga ini bermanfaat dan menjadi perhatian bagi para catlovers yang memiliki anak kucing.