Hati-hati Formulir Online Bantuan UMKM Penipuan Beredar di Sosmed, Bantu Sebarkan Informasi Ini

Formulir Online Bantuan UMKM Penipuan – Hati-hati dengan beredarnya formulir online yang meminta data lengkap dengan iming-iming bantuan usaha darurat atas nama Menteri Koperasi dan UKM.

Perlu diketahui bahwa program Banpres Usaha Mikro Produktif diusulkan oleh Dinas Koperasi dan UKM di masing-masing daerah dan instansi terkait seperti koperasi dan bank.

Pastikan informasi data pribadi diberikan kepada pihak yang bertanggung jawab.

Mereka yang memanfaatkan situasi dengan membagikan formulir hoax diminta segera dihentikan karena diancam dengan tindak pidana melanggar UU ITE.

Formulir Online Bantuan UMKM Penipuan

Tetap semangat dan optimis serta tetap berkoordinasi dengan Kantor Koperasi dan bank penyalur bagi Anda yang memenuhi persyaratan untuk menerima bantuan ini.

Formulir Online Bantuan UMKM Penipuan

Informasi ini di dapat dari fanspage kementerian koperasi dan UKM di tautan https://web.facebook.com/390733061094464/posts/1673959606105130/.

Bantuan UMKM Penipuan

Bagi Anda yang membaca informasi Formulir Online Bantuan UMKM Penipuan ini, mohon segera sebarkan agar tidak semakin banyak korban.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari menjelaskan BRI telah menyalurkan Banpres Produktif kepada 1,6 juta pengusaha mikro dan kecil.

“Banpres yang sudah disalurkan melalui BRI sudah mencapai 1,6 juta. Masih ada 500.000 yang masih dalam proses dan tiga juta lagi sedang diverifikasi,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah sejak 17 Agustus 2020 telah menggulirkan program Banpres Produktif sebesar Rp 2,4 juta untuk setiap pelaku usaha mikro dengan target 9,1 juta-12 juta pengusaha mikro pada tahun ini.

Supari mengatakan, bantuan pemerintah senilai Rp. 2,4 juta akan segera didistribusikan ke setiap rekening tanpa biaya atau administrasi apa pun.

Selain itu, perlu diketahui bahwa bantuan presiden yang produktif adalah hibah dan bukan pinjaman atau bahkan kredit.

Seperti dikutip dari situs resmi depkop.go.id, penerima bantuan tidak dipungut biaya apapun dalam mendistribusikan ban produktif untuk usaha mikro.

Selanjutnya bantuan ini disalurkan langsung sebesar Rp. 2,4 juta untuk penerima yang telah memenuhi persyaratan.

Selain itu, perlu diketahui bahwa bantuan presiden produktif adalah hibah dan bukan pinjaman atau bahkan kredit.

Seperti dikutip dari situs resmi depkop.go.id, penerima bantuan tidak dipungut biaya apapun dalam mendistribusikan ban produktif untuk usaha mikro.

Selanjutnya bantuan ini disalurkan langsung sebesar Rp. 2,4 juta untuk penerima yang telah memenuhi persyaratan.

Ia menambahkan, salah satu indikator Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang masih berkembang adalah adanya permintaan produk di masyarakat atau semakin banyaknya produk yang dipesan konsumen.

“Agar efektif menempatkan UMKM sebagai penyangga, sumber daya harus diarahkan kepada UMKM yang masih hidup. Sedangkan yang tidak termasuk dalam program bansos,” ujar Menteri Teten dalam Forum Diskusi Free West Media (FMB) 9 bertajuk ” Apakah Pendampingan UMKM efektif? “Di Jakarta, Jumat 4 September 2020.

MenkopUKM juga menyampaikan bahwa salah satu bentuk dukungan bagi UMKM adalah program restrukturisasi kredit dengan bunga nol persen pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pagu maksimal Rp10 juta.

Share :

Tinggalkan komentar