Ciri Musim Jamur Kolat di Bondowoso

Ciri-ciri dan Musim Jamur Kolat di Bondowoso – Jamur dianggap sebagai tumbuhan parasit, namun ada juga yang bukan sebagai parasit, jamur ini bisa di makan oleh manusia dan hewan.

Pada umumnya jamur yang bisa di konsumsi orang Bondowoso menyebutnya kolat. Kolat / Jamur saat ini jarang kita temukan di daerah perkotaan di Bondowoso, kebanyakan tumbuh di daerah pedesaan.

Kenapa kolat sering tumbuh didaerah pedesaan? Berapa harga kolat / jamur di Bondowoso? Dimana petani yang menjual jamur / kolat?

Jamur yang dapat di konsumsi memiliki nama latin yaitu Kortinarius (Cortinarius). Banyak sekali jenis jamur yang memiliki nama latin, namun hanya beberapa saja jamur yang dapat di konsumsi manusia dan hewan.

Musim Jamur

Kita harus hati-hati dalam memilih dan mengkonsumsi jamur karena jika salah mengkonsumsi atau salah makan jamur maka berakibat keracunan dan bisa menyebabkan kematian. Itulah dampak mengkonsumsi jamur yang beracun, jadi kita wajib ekstra hati-hati.

Musim Jamur

Musim Kolat

Dimana Kolat atau jamur tumbuh di Bondowoso? pertanyaan ini sering kita dengar jika musim hujan tiba.

Ciri Musim Jamur

Dari tips kakek nenek yang tinggal di Bondowoso menjelaskan bahwa Jamur / kolat biasanya akan tumbuh jika ada angin sepoi-sepoi, cenderung akan tumbuh liar dan memiliki tanah dengan tingkat kesuburan yang tinggi seperti pematang (tabun) sawah, kebun, pinggiran got (soksok), dan sawah yang subur.

Ciri-ciri Jamur Yang Dapat Di Konsumsi

Ciri jamur yang dapat di makan memiliki tubuh buah berbentuk payung dengan batang putih kekuningan, putih kebiruan atau putih gelap.

Kata kakek nenek di Bondowoso biasanya memiliki ciri bagian atas payung itu halus dan bagian bawah payung itu bergaris-garis.

Jika jamur /  kolat yang tidaka dapat di makan biasanya memiliki cri yang sebaliknya. Namun, kita tetap harus ekstra hati-hati, sebaiknya bertanya kepada para ahli pencari kolat.

Harga jamur / kolat di Bondowoso bervariasi sekali tergantung jumlah yang di beli dan kesulitan mencari kolat.

Musim Kolat / Jamur hanya setahun satu kali yang kami bahas di artikel ini, banyak jamur yang bisa tumbuh kapan saja asalkan tanah subur. Bagaimana cara memasak jamur / kolat?

Jenis Jamur

  • Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus)
  • Jamur kuping (Auricularia polytricha)
  • Jamur kancing (Agaricus bisporus)
  • Jerami jamur (Volvariella volvacea)
  • Jamur Shiitake (Lentinula edodes)
  • Jamur Ling zhi (Ganoderma lucidum)

Manfaat Jamur

Sebagai makanan yang lezat dan gurih, jamur memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Jamur mengandung mineral yang kadarnya cukup tinggi untuk mendukung kesehatan tubuh manusia.

Adapun beberapa manfaat spesies jamur dalam kehidupan sehari-hari:

1. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus)

Makanan, penurun kolesterol (lovastatin, C24H36O5) mengobati penyakit hati, diabetes, dan anemia. Antikanker, antibakteri, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Jamur kuping (Auricularia polytricha)

Mencegah kanker sebesar 80-90%, menghambat pembekuan darah, mengobati tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh darah (atherosclerosis).

3. Jamur kancing (Agaricus bisporus)

Makanan barat, mengurangi risiko penyumbatan arteri koroner, dan meningkatkan pencernaan (serat).

4. Jerami jamur (Volvariella volvacea)

Sebagi bahan dasar makanan, kanker, mencegah penyakit anemia, dan menurunkan tekanan darah tinggi, selain itu juga dapat membantu proses pencernaan (enzim tripsin) pada usus.

5. Jamur Shiitake (Lentinula edodes)

Makanan dan obat-obatan, penyedap makanan (asam glutamat), antitumor dan antikanker (lentinan), mengurangi gula darah dan kolesterol darah (erythadenine).

6. Jamur Ling zhi (Ganoderma lucidum)

Meningkatkan kebugaran tubuh (germanium organik), melawan sel kanker (germanium organik, kebutuhan betag), memperbaiki sistem pencernaan, mengurangi kadar kolesterol, dan menyembuhkan penyakit kulit (terpenoid), meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi kadar gula darah, mengembalikan pekerjaan pankreas, dan singkirkan racun dalam tubuh (polisakarida).

Terima kasih telah mengunjungi website oreng bendebesah (orang Bondowoso), jangan lupa share agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Share :

Tinggalkan komentar