Hormon-Hormon Pada Tumbuhan dan Fungsinya

Hormon-Hormon Pada Tumbuhan – Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah hormon dan kondisi lingkungan.
 
Hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman termasuk auksin, giberelin, sitokinin, asam absisat, dan etilena.
 
Sedangkan faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah nutrisi, suhu, cahaya, keasaman, air, dan oksigen.
 

Hormon-Hormon Pada Tumbuhan Dan Fungsinya

 
Hormon-Hormon Pada Tumbuhan dan Fungsinya
Hormon tumbuhan memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan manfaatnya sehingga wajib dipahami setiap fungsi hormon pada tumbuhan.
 

Auksin

fungsi hormon tumbuhan auksin Ditemukan oleh Charles Darwin dan Ciesielski. Auksin adalah horomon yang berperan dalam “arah pertumbuhan”. Artinya, tunas dan akar tanaman akan berubah oleh auksin. Alasannya adalah karena auksin memiliki sifat fototropik.
 
Phototropism adalah gerakan yang dipengaruhi oleh cahaya. Bagaimana auksin bekerja ketika menekuk arah pertumbuhan adalah; ketika auksin terkena cahaya, auksin akan terurai, bagian-bagian tanaman yang auksinnya terurai tidak akan tumbuh secepat bagian tanaman yang auksinnya tidak terurai.
 
Jika tanaman berada di tempat gelap, maka tanaman akan tumbuh lebih cepat, kondisi ini disebut etiolasi. Auksin memicu pemanjangan sel dan pembelahan sel, auksin juga berperan dalam pembentukan tunas baru.
 

Giberelin

fungsi hormon giberelin Ditemukan oleh Fujikuro, awalnya bernama Giberellia Fujikuro. Giberelin berperan dalam; dominasi apikal, perkembangan buah, perbungaan, dan mobilisasi cadangan makanan dari biji. Giberelin juga berperan dalam pertumbuhan akar tanaman karena giberelin juga ditemukan dalam jaringan meristematik akar tanaman.
 

Sitokin

Ditemukan oleh Folk Skoog dari University of Wisconsin, Amerika Serikat. Nama “Sitokinin” berasal dari kata SITO yang berarti SEL dan KININ yang berarti DELETION sehingga sitokinin berperan dalam pembelahan sel, pemanjangan sel, morfogenesis, dominasi apikal dan dormansi.
 

Asam Abscisic

Asam abscisic berperan dalam penuaan, dormansi tunas, perbungaan, memacu sintesis etilen, dan menghambat pengaruh giberelin.
 

Etilena

Hormon etilen akan menghambat pembelahan sel, menunda perbungaan, dan menyebabkan abses daun atau aborsi. Etilen juga berperan dalam proses pematangan buah.

Demikian Hormon-Hormon Pada Tumbuhan.

Share :

Tinggalkan komentar