Cara Budidaya Ikan Gurame Hingga Panen Raya

Cara Budidaya Ikan Gurame Hingga Panen Raya – Ikan gurame merupakan ikan air tawar asli berasal dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Indocina (Kamboja, Vietnam, Laos) dan India.

Di Indonesia, ikan Gurame berasal dari pulau Sumatra, Kalimantan dan Jawa. Di Malaysia, seperti halnya di Sumatra, ikan Gurame lebih dikenal sebagai ikan kaloi. Sedangkan di Thailand dikenal dengan nama Pla Rad.

Cara Budidaya Ikan Gurame
Induk Ikan Gurame

Ikan gurame hidup di perairan yang tenang seperti rawa, danau dan sungai. Gurame jarang ditemukan atau tidak ditemukan sama sekali di sungai yang mengalir deras. Gurame menyukai air yang tidak terlalu berlumpur dan memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dengan lingkungan.

Budidaya Ikan Gurame

Gurame sendiri memiliki organ yang bernama labirin fungsinya untuk menghirup O2 (oksigen) langsung dari udara bebas di permukaan air melalui mulut mereka.

Selain di alam liar, ikan Gurame dibudidayakan di kolam dan dapat hidup damai berdampingan dengan ikan lain seperti nila, nila dan Tawes selama kebutuhan makanan mereka terpenuhi. Air tambak gurame harus diberi garam secukupnya secara teratur untuk mencegah timbulnya penyakit.

Makanan Ikan Gurame

  • Gurame adalah hewan omnivora dengan diet unik. Ketika masih kecil, ikan Gurame cenderung menjadi karnivora dengan memakan kutu air, larva nyamuk, cacing sutra, cacing darah dan hewan kecil lainnya. Ketika mereka remaja, mereka lebih suka makan daun seperti daun talas / talas / sente, daun pepaya, kale, daun singkong, daun ubi jalar dan daun lainnya.
  • Di kolam budidaya, pelet adalah makanan utama ikan Gurame dan masih sering diselingi daun di sore hari. Pemberian daun pepaya saat pemijahan biasanya tidak dilakukan karena diyakini merusak kantong telur gurami. Daun ubi jalar memiliki sedikit protein oleh karena itu akan kurang produktif jika dikonsumsi. Daun yang diyakini sebagai yang terbaik sebagai makanan induk gurami adalah daun talas yang layu sebelumnya untuk mengurangi kandungan getah.
  • Sekali-kali ikan gurame diberi makan Azolla, karena tumbuhan ini kaya protein hampir 30 % seperti pelet gurame.
Azola Makanan Ikan Gurame
Azolla

Ciri Ikan Gurame

Gurame dikenal sebagai ikan yang pertumbuhannya lambat tapi panjang umur (bisa hidup hingga 20 tahun). Siklus hidup ikan Gurame dimulai dari pemijahan oleh ikan Gurame jantan dan ikan Gurame betina. Cara membedakan ikan gurame jantan dari ikan gurame betina adalah dengan melihat pangkal sirip dada, bibir bawah / rahang, dahi, dan sirip ekor.

Induk Gurame Wanita:

  • Sirip ekor melengkung / bulat
  • Dahi rata
  • Proporsional bibir bawah
  • Sirip dada dasar berwarna gelap / hitam

Induk Gurame Pria:

  • Sirip ekor datar / rata
  • Dahi melotot / jenong (nuchal hump)
  • Bibir bawah / rahang tebal
  • Sirip dada dasar cerah / keputihan

Usia ikan Gurame jantan saat pemijahan adalah 2-2,5 tahun dan usia karpet ikan Gurame wanita adalah 2,5-3 tahun. Peternak gurame biasanya mengawinkan ikan Gurame jantan dengan ikan Gurame betina dari breed berbeda untuk mencegah perkawinan sedarah (inbreeding) yang dapat menghasilkan benih dengan kualitas genetik yang buruk. Gurame termasuk ikan poligami, rasio ideal jantan dan betina adalah 1: 4.

Selama periode pemijahan, pemberian pakan pelet dikurangi dan daun talas ditambahkan untuk mengurangi timbunan lemak. Ikan yang terlalu gemuk karena lemak akan menghasilkan lebih sedikit telur dan telur yang dilapisi lemak memiliki daya tetas rendah.

Ikan Gurame membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan dan pasangannya sebelum bertelur. Proses adaptasi berlangsung cukup lama, bisa sampai 2 minggu. Setelah mendapatkan pasangan, master ikan Gurame jantan akan membuat sarang dengan menarik dan mengatur bahan pembuatan sarang.

Di alam liar, bahan pembuatan sarang terdiri dari gulma yang mengalir di sepanjang sungai dan bahan lain yang bisa mereka temukan. Di kolam budidaya, peternak biasanya menyediakan santan atau serat kelapa yang telah dibersihkan dan dihancurkan (disisir).

Membuat sarang membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Setelah membuat sarang, ikan Gurame akan kawin (biasanya terjadi pada sore hingga malam hari) dan bertelur selama 2-3 hari.

Ikan Gurame betina akan mengeluarkan telur dari perutnya dan menempatkannya di dalam sarang. Sedangkan ikan Gurame jantan menyemburkan sperma hingga terjadi pembuahan.

Telur gurame yang mengapung bebas di luar sarang akan dipindahkan oleh jantan dengan mulutnya ke dalam sarang sambil menjaga sarang dari predator dan gangguan lainnya.

Gurame jantan akan mengatur telurnya di lapisan demi lapisan sebelum akhirnya menutup sarang yang setengah terbuka menjadi satu lingkaran penuh. Telur-telur di dalam sarang yang disusun untuk berkumpul di satu tempat (tidak berlapis-lapis) akan menyebabkan telur di tengah tidak mendapat cukup oksigen dan gagal menetas.

Permukaan yang berminyak dan berbau amis menandakan bahwa proses pemijahan telah terjadi. Setelah pemijahan selesai, induk ikan Gurame jantan akan pergi dan induk ikan Gurame betina akan merawat dan merawat telur mereka. Secara berkala, gurami betina akan mengibaskan siripnya di sekitar sarang untuk memasok oksigen ke telur.

Ikan Gurame merupakan Ikan Khas dan asli Sunda Besar, ada berbagai macam jenis Ikan Gurame yang ada di Indonesia, khusus di Dejeefish, Gurame Jenis Soang dipilih untuk dibudidayakan.

Harga Ikan Gurame

Sebelum terjun ke dunia ikan gurame, calon petani harus tahu harga mulai dari telur, larva, benih, hingga induk ikan gurame. Dibawah ini harga terbaru ikan gurame mungkin bisa dijadikan refrensi.

1. Telur
Harga : Rp. 65,-/butir
Per Box : 50.000 butir
2.  Ukuran 2-3 cm Rp.300,-/ekor
Per Box : 5001 ekor
3.  Ukuran 3-4 cm (kuku)
Harga : Rp. 700,-/ekor
Per Box : 1001 ekor
4. Ukuran 5-6 cm (Jempol)
Harga : Rp. 1000,-/ekor
Per Box : 3001 ekor
5. Ukuran 7-8 cm (Silet)
Harga : Rp. 3000,- per ekor
Per Box : 300 ekor
6. Ukuran 8-9 cm (Korek)
Harga : Rp. 3500,- per ekor
Per Box : 101 ekor
7. Ukuran 9-10 cm (Super)
Harga : Rp. 5000,- per ekor
8. Calon Induk (1 kg – 1,5 kg)
Harga : Rp. 1.000.000 per paket (1 jantan, 3 Betina)
9. Indukan Gurame :

  • (2 kg – 2,5 kg) Rp. 1.100.000/paket (1 Jantan, 3 Betina)
  • (2,5 kg – 3 kg) Rp. 1.400.000/paket (1 Jantan, 3 Betina)

Telur Gurame

Ikan Gurame betina dapat menghasilkan sekitar 3000-4000 telur dengan diameter sekitar 2mm. Telur ikan Gurame tidak tenggelam dan tidak melekat pada benda yang disentuhnya. Telur yang sehat berwarna kuning jernih sedangkan yang berwarna kusam (tidak transparan) adalah telur mati. Setelah 36-48 jam, telur gurami akan menetas.

Larva Gurame

Larva ikan Gurame yang menetas akan mengapung dengan perut di bagian atas karena kuning telur mengandung minyak. Kuning telur ini akan menjadi sumber makanan bagi larva ikan Gurame selama 7-12 hari ke depan.

Setelah lebih dari seminggu, kuning telur mulai menghilang, organ-organ ikan terbentuk sepenuhnya dan bayi ikan dapat berenang dengan perut di posisi yang lebih rendah. Ikan gurame dapat diberi makan secara bertahap dengan memberikan kutu air, cacing sutra, larva nyamuk atau cacing darah secara bertahap sesuai dengan pembukaan mulut.

Larva Ikan Gurame
Larva Ikan Gurame

Bibit Gurame

Setelah melewati fase larva, ikan Gurame biasanya disebut biji dan sudah bisa diperdagangkan. Peternak biasanya memelihara benih di akuarium secara intensif sehingga pertumbuhannya maksimal. Setelah satu bulan, ikan gurame seukuran benih Oyong.

Fase benih berlangsung cukup lama, sekitar 5 bulan sebelum tumbuh kembali beberapa bulan hingga mencapai ukuran konsumsi siap (500 gram). Ikan Gurame akan matang secara seksual setelah 2-3 tahun.

Berikan cacing sutra untuk bibit gurame agar cepat besar dan sehat. Jangan berikan pelet atau for ikan.

Pertanyaan-pertanyaan petani ikan pemula

Apakah ikan gurame bisa hidup tanpa pompa air?
Bisa, hanya saja mudah terkena jamur / penyakit, segera ganti air jika melihat ikan terkena jamur. Didalam kolam ikan Gurame harus ada ikan yang mudah mati seperti Tombro dan ikan Mas atau Mujair 10 ekor yang sudah di kebiri agar tidak beranak pinak.

Berapa nilai jual benih ikan lele,ikan nila dan ikan gurami?
Untuk harga bervariasi tergantung jenis ikan, umur, dan ongkos kirim. Benih ikan pada umumnya dijual mulai umur 3 minggu untuk menghindari stress dalam perjalanan.

Berapa ukuran kolam ikan Gurame?
Ukuran ikan gurameh stadard Panjang Lebar 1 Meter dengan kedalaman 1,5 meter di isi 5 hingga 15 ikan.

Semakin sedikit semakin bagus, semakin dalam semakin cepat besar. Misal ukuran kolam 4×10 berarti luas 40 meter, anggap saja kedalaman 1 meter dan 10 ikan per meter maka ikan di isi 400 ikan.

Ikan Gurami bisa di budidayakan di kolam Beton / semen, terpal, dan tanah. Alangkah baiknya di budidaya Gurame di kolam tanah karena oksigen berasal dari tanah snagat bagus untuk perkembangan, dan tanah sebagai penetralisir air.

Ekor dan sirip ikan rusak, apa obatnya?
Jika sirip dan ekor rusak biasanya terkena penyakit jamur, bisa berikan obat anti jamur di toko ikan atau berikan garam pada ikan yang terinfeksi jamur. Segera ganti air 80% dari volume air.

Share :

Tinggalkan komentar