5 Tips Perjalanan Ke Kawah Ijen

Tips Perjalanan Ke Kawah Ijen Bondowoso – Menikmati pegunungan adalah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan backpacker. Wisata satu ini merupakan destinasi wisata cukup luar biasa dapat menarik wisatawan mancanegara setiap harinya.

Wisata kawah Ijen namanya, menyajikan pemandangan yang indah dan tujuan utamanya adalah untuk melihat fenomena alam BlueFire (api biru) keluar dari dinding kawah yang bisa Anda nikmati malam hari.

Tips Perjalanan Ke Kawah ijen
Foto Kawah Ijen Bondowoso

Tidak hanya itu, panorama lain yang bisa Anda nikmati adalah fenomena alam danau kawah berwarna biru kehijauan. yang akan menghipnotis setiap pengunjung yang datang ke sana.

Para pengunjung yang datang ke sini juga dapat melihat proses penambangan belerang, dan Anda juga dapat mengunjungi agrowisata, di mana Anda akan diperlihatkan pemrosesan kopi asli.

Tapi ini bukan sembarang kopi, ini kopiluar biasa yang telah diekspor ke benua Amerika dan Eropa. Kopi asli Bondowoso memiliki ciri khas rasa mint yang tidak dimiliki perkebunan kopi lainnya yang ditanam diatas 1500Mdpl.

Ada satu makanan yang menjadi makanan khas Bondowoso, yaitu tape. Tape khas Bondowoso rasanya manis alami tanpa pengawet buatan, tape terbuat dari bahan singkong yang difermentasi dengan ragi.

Disini kami membagi tips perjalanan mendaki kawah ijen Bondowoso, mengingat fenomena alam yang jarang ditemui tempat wisata lainnya.

Tips Perjalanan Ke Kawah ijen

1. Pilih Waktu yang Tepat (kemarau)

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah selama musim kemarau, karena jalan-jalannya relatif lancar. Sebaliknya, jika kita berkunjung saat musim hujan, jalan akan licin dan sering longsor serta sering tertutup kabut tebal.

Apabila ingin melihat fenomena pemandangan bagus dan menarik, Anda harus mulai mendaki sekitar pukul 01.00 malam dan memperkirakan sampai di danau ijen pada pukul 3.30 dini hari sehingga Anda dapat melihat fenomena Blue Fire di kawah.

Jalur pendakian kawah ijen dari parkiran sampai puncak ijen cukup melelahkan karena wisatawan berjalan kaki dengan jalur menanjak.Untuk mereka yang berpengalaman ke kawah ijen pasti sudah tahu kapan waktu yang tepat untuk menanjak dan turun ke danau.

2. Persiapkan Kondisi Fisik

Persiapkan alat fisik dan treking Anda dengan baik, karena perjalanan untuk menjelajahi kaldera membutuhkan waktu sekitar 2 jam dengan berjalan kaki dari parkiran menuju puncak gunung ijen, dan dari puncak gunung turun ke danau ijen membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

Perjalanan ini menmpuh jarak 3 kilometer menanjak dari parkiran menuju puncak gunung Ijen, jika masih memiliki tenaga dan tak memiliki riwayat penyakit pernafasan, Anda bisa turun 1 kilometer menuju danau Ijen sekaligus menyaksikan langsung penambangan belerang.

Jalan menuju danau Ijen cukup sulit, jalan yang sempit dan berbatu kecil pinggir tebing membuat Anda harus berhati-hati agar tidak tergelincir apalagi berlawan arah dengan karyawan penambang pasir. Estimasi butuh 30 menit untuk turun pada siang hari, dan 45 menit untuk malam hari.

Dalam perjalanan malam membutuhkan senter untuk penerangan diri sendiri, rute menuju puncak tak disediakan lampu penerang maka dari itu wisatawan harus siap semua peralatan.

3. Menyewa Panduan Lokal

Untuk menjaga kesehatan dalam melewati rute menanjak, Anda dapat menggunakan layanan pemandu lokal yang berpengalaman, Anda akan dipandu dan tidak akan tersesat karena mereka sudah tahu jalan dan bagian tempat yang baik untuk mengambil gambar.

4. Mempersiapkan Persediaan

Yang dibutuhkan adalah air, obat-obatan, topeng, saputangan, jaket, sarung tangan, topi, sepatu boot untuk pendakian, tongkat dan tenda (jika ingin bermalam di area Paltuding). disiapkan untuk rute pendakian.

Dalam perjalanan malam membutuhkan senter untuk penerangan diri sendiri, rute menuju puncak tak disediakan lampu penerang maka dari itu wisatawan harus siap semua peralatan.

5 Patuhi Peraturan yang Ada

Patuhi peraturan dan tanda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama untuk tidak turun ke dinding kawah, karena berkaitan dengan keselamatan diri kita sendiri.

Itulah ulasan adegan Blue Fire Gunung Ijen di Indonesia, semoga ulasan ini bisa menjadi referensi bagi Anda yang akan mengunjungi tempat ini.

Penginapan yang dekat kawah ijen cukup banyak berupa villa, hotel, losmen, dan homestay. Anda pun dapat hunting penginapan via online lewat traveloka, tripadvisor, tiket.com, pegipegi, dan jasa lainnya.

Semoga tips perjalanan ke kawah ijen ini membantu kalian yang belum pernah berkunjung ke tempat ini. Jangan memaksakan diri dan jangan mengajak teman yang memiliki riwayat penyakit pernafasan.

Share :

Tinggalkan komentar