Jangan Buka Link Penawaran Kuota Gratis, Jangan Disebarkan Dan Cepat Hapus

Wabah virus korona membuat beberapa pekerja diharuskan bekerja dari rumah dan siswa juga diminta belajar dari rumah. Koneksi internet adalah salah satu komponen penting yang diperlukan untuk melakukan “bekerja dari rumah” atau “belajar di rumah.

Namun, ada orang yang menggunakan momen ini untuk melakukan kejahatan. Hoaks terkait dengan penyakit Covid-19 semakin marak.

Berbagai penawaran disalahgunakan oleh pihak tertentu yang tak hanya mengakibatkan keresahan dimasyarakat tetapi kerugian materil yang cukup besar. Masyarakat dihimbau untuk lebih detail mencari informasi sebelum dibagikan ulang.

Penawaran gratis internet disaat wabah corona menyerang hanya di kuota ruang guru sebesar 30GB. Kuota ini hanya bisa digunakan untuk akses ruangguru bukan untuk akses lainnya tapi masih ada saja bypass agar kuota bisa untuk streaming dan browsing.

Penawaran Kuota Gratis

Salah satunya adalah tawaran kuota internet gratis. Sebuah pesan dicetak tebal dengan menawarkan paket kuota internet secara gratis sebanyak 20 gigabyte dibagikan pada grup WhatsApp, Facebook, Line, Wechat, SMS, dan media sosial lainnya.

“Kuota internet GRATIS 20 GB. Ambil kuota internet gratis sebanyak 20 GB selama 2 bulan untuk semua operator tanpa kecuali. Saya baru saja mengaktifkan saya, [tautan ke situs dengan domain .club],” isi pesan tipuan yang beredar.

Pesan yang mengandung informasi palsu sebenarnya sudah beredar pada 2018 lalu. Namun, pesan itu kembali menonjol melalui pesan berantai baik dalam grup maupun obrolan pribadi.

Di bagian bawah pesan, sebuah tautan akan ditampilkan yang akan membawa Anda ke halaman web tertentu yang terlihat meyakinkan.

Halaman itu mengatakan “koneksi internet 20GB gratis selama 60 hari”.

Lalu Anda akan diminta mengisi kuesioner atau memilih paket data untuk mendapatkan kuota free semua operator. Kemudian melalui situs yang cukup meyakinkan, Anda akan diminta mengisi data pribadi yang akan disalahgunakan oleh pemilik situs tersebut.

Risiko Menyebarkan

Jangan pernah mengklik tautan yang termasuk dalam pesan berantai. Ini adalah salah satu trik dengan kedok penipuan kuota gratis untuk mencuri data pengguna.

Dari data pribadi Anda, seperti nomor hp, email, dan bahkan izin untuk terhubung ke media sosial dicuri oleh peretas untuk disalahgunakan tanpa disadari oleh Anda.

Mode ini adalah trik lama yang digunakan oleh peretas untuk menipu pengguna. Mode ini biasanya menargetkan pelanggan dari perusahaan besar atau atas nama perusahaan besar untuk menarik pengguna agar tertipu oleh trik ini.

Himbauan Dari Operator

Operator Telkomsel dan XL Axiata sejak itu menyatakan bahwa tawaran kuota internet 20 GB adalah tipuan.

Telkomsel mengatakan bahwa dalam memberikan semua promosi terkait produk dan layanan, operator seluler selalu menggunakan saluran resmi perusahaan.

“Telkomsel mendesak pelanggan untuk mewaspadai semua promosi terkait produk dan layanan Telkomsel,” kata Telkomsel dalam sebuah pernyataan.

Sejalan dengan Telkomsel, XL Axiata juga mengatakan hal yang sama. Provider operator bahkan mengirimkan himbauan kepada ke semua pelanggan dan semua elemen masyarakat kalau mereka mendapatkan isi pesan dimohon untuk abaikan supaya tidak masuk jebakan orang tak bertanggung jawab.

Trik phishing ini dengan mode phishing dapat dihentikan dengan tidak menyebarkan tautan atau tautan ke pengguna lain.

Jika Anda sering mendapatkan pesan berantai seperti ini dari yang Anda kenal ataupun tidak kenal, periksa dulu isi pesan itu benar atau hoax.

Kemudian jika pesan tersebut berisi tautan yang mencurigakan, Anda tidak boleh mengkliknya dan menyebarkannya sehingga tidak ada lagi korban.

Share :

Tinggalkan komentar