Pagi Lolos, Sore Tidak Lolos Sebagai Penerima Bantuan UMKM, Pernah? Begini Solusinya

Pagi Lolos, Sore Tidak Lolos Sebagai Penerima Bantuan UMKM – Dimana letak kesalahannya? jika pagi lolos terdaftar mendapatkan bantuan UMKM Rp. 2,4 juta dan pada sore hari tidak terdaftar.

Pertanyaan pun dilontarkan terkait bantuan pemerintah sebesar Rp 2,4 juta. BLT UMKM ini senilai Rp. 2,4 juta dikucurkan untuk modal usaha atau usaha tambahan.

Dengan BLT Rp. 2,4 juta, bikers bisa membuka bengkel ban atau usaha lain. Warganet di media sosial ramai mengeluhkan isu program Banpres Usaha Mikro Produktif (BPUM).

Beberapa warganet dinyatakan sebagai penerima UMKM pada pagi hari, namun pada sore harinya tidak terdaftar.

Pagi Lolos, Sore Tidak Lolos Sebagai Penerima Bantuan UMKM

Keluhan itu datang dari pemilik akun Facebook Chesar Junior.

Ia membagikan unggahan tersebut di grup Facebook Info Kartu Prakerja & Lowongan Kerja, Rabu (25/11/2020).

“SOB ADA YG SAMA GA YA, TADI PAGI NGECEK UMKM/BPUM LOLOS, EH PAS SORE NYA MALAH GA TERDAFTAR,” tulis Chesar Junior.

Hingga Kamis (26/11/2020) siang, unggahan tersebut mendapat beragam komentar dari sesama warganet.

Tidak Lolos Sebagai Penerima Bantuan UMKM

Selain itu, pemilik akun Facebook Sarah Julianti juga mengeluhkan kasus yang sama.

Screenshot Bukti Penerima Bantuan UMKM

Ia juga membagikan screenshot bukti yang menyatakan bahwa pada pagi hari telah dinyatakan sebagai penerima bantuan UMKM, namun pada sore harinya tidak terdaftar.

“Mau nanya td pagi dpet td tbtb merah td d cekk . kalo kita kash ss nya bakalan dpet ga yaaa .jd bngung ke BRI,” tulis Sarah Julianti.

Lantas, bagaimana penjelasan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM)?

Kasus ini belum pernah terjadi sebelumnya

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Hanung Harimba Rachman mengatakan, kasus seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Oleh karena itu, tidak dapat menyatakan penyebab pastinya sebelum memeriksa dan memeriksa data yang relevan.

“Pertama, kasus ini dianggap langka dan belum pernah terjadi sebelumnya. Kalau tidak ada nama, NIK, dan bank apa yang menyalurkan, agak sulit bagi kami untuk mencari tahu seperti apa kasusnya,” kata Hanung kepada Kompas.com. melalui telepon, Kamis (26/11/2020).

Hanung memberikan solusi kepada masyarakat jika mengalami kasus serupa yaitu dengan melapor ke call center Kementerian Koperasi, UKM.

Call Center Bantuan UMKM

Masyarakat dapat menghubungi nomor call center 500-587 yang beroperasi Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 WIB.

“Kami juga menyediakan call center yang terdaftar di website kami (depkop.go.id). Angkat saja soal ini ke sana,” kata Hanung.

Selain menghubungi call center, lanjutnya, masyarakat juga bisa melaporkan kasus ini ke kantor koperasi setempat atau ke bank.

Bisa juga ke bank bersangkutan, tanya ke petugas kok namanya tiba-tiba hilang. Bawalah bukti dan identitasnya, ”tambah Hanung.

Dana Bantuan Pemerintah

Hanung menambahkan, kasus seperti ini seharusnya tidak terjadi karena penetapannya dilakukan secara ketat dan berdasarkan surat keterangan (SK).

Dan dalam Perpres tersebut, imbuhnya, juga tercantum NIK dan identitas penting lainnya.

Logikanya tidak mungkin, karena kami menerbitkan berdasarkan SK yang ada, NIK dan identitas penting lainnya, ”ujarnya.

“Nah, bank yang mencairkan itu juga berdasarkan itu, tidak mungkin ada bank yang mengubahnya dan itu sangat tersentralisasi,” tambahnya.

Di sisi lain, Hanung menjelaskan bank juga memiliki sistem audit yang sangat ketat.

Kecuali, ada kasus yang tergolong luar biasa.

Misalnya, penerima manfaat tidak memenuhi kriteria dan akhirnya harus diblokir.

“Tapi meski sudah diblokir, namanya masih ada dan dicantumkan di halaman cek, tidak berubah. Cuma tidak bisa diuangkan,” kata Hanung.

“Jadi kasus seperti ini yang awalnya terdaftar lalu tiba-tiba tidak terdaftar, saya kira ini aneh. Perlu bukti lagi,” jelasnya.

Demikian penjelasan terkait artikel Pagi Lolos, Sore Tidak Lolos Sebagai Penerima Bantuan UMKM yang bersumber dari kompas dan motorplus online.

Share :

Tinggalkan komentar