Syarat Pencairan BPUM BRI Terbaru Tahun 2021

Syarat Pencairan BPUM BRI Terbaru Tahun 2021 – Pemerintah kembali memberikan Bantuan Usaha Mikro Produktif (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi pelaku UMKM untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, besaran dana yang diberikan dalam program Bantuan Presiden Produktif (Banpres) sebesar Rp 1,2 juta atau turun 50 persen dibandingkan BLT UMKM sebelumnya yang mencapai Rp 2,4 juta.

Selain itu, pemerintah juga telah menambah lembaga penyalur BLT kepada UMKM pada tahun 2021. Jika sebelumnya hanya melalui BNI dan BRI, kini menambah Bank Mandiri, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan POS Indonesia.

Badan pengusul BPUM 2021 direduksi menjadi hanya instansi yang membidangi koperasi dan UMKM di kabupaten / kota.

Syarat Pencairan BPUM BRI

Sebelumnya terdapat 5 lembaga pengusul yang terdiri dari Instansi yang membidangi koperasi dan UMKM Perbankan serta Perusahaan yang terdaftar di OJK.

Penerima BPUM 2021 di BRI dapat mencairkan dana banpres UMKM setelah dilakukan pengecekan terlebih dahulu di eform.bri.co.id. Link ini digunakan untuk mengkonfirmasi status penerima sebelum pencairan dana BPUM di BRI.

Syarat Pencairan BPUM BRI
Credit; kompascom

Jika NIK (Nomor Identifikasi) atau nomor e-KTP Anda terdaftar sebagai penerima BPUM 2021, maka Anda perlu melakukan validasi di Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, atau unit BRI terdekat. Kondisi apa yang harus dibawa?

Menurut BRI, penerima BPUM 2021 dapat melakukan pencairan dengan membawa e-KTP asli dan akan diminta mengisi SPTJM, Surat Kuasa & Surat Keterangan serta formulir pembukaan / perbaikan rekening yang disediakan oleh kantor BRI.

Sebelum melakukan pencairan ada baiknya cek terlebih dahulu status penerima BPUM di BRI tahap 2 dengan cara sebagai berikut:

1. Buka link e-form BRI melalui eform.bri.co.id;

2. Pilih menu BPUM (Cek data BPUM);

3. Setelah itu akan muncul kolom centang untuk Penerima BPUM UMKM;

4. Masukkan Nomor KTP dan Kode Verifikasi;

5. Klik proses Enquiry dan pesan notifikasi akan muncul apakah Anda penerima atau bukan.

Apabila nomor eKTP terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM UMKM maka akan muncul pesan:

“Nomor eKTP terdaftar sebagai penerima BPUM. XXXXX dengan nomor rekening XXXX. Untuk verifikasi dan pencairan dapat menghubungi kantor BRI terdekat yang membawa eKTP. “

Jika nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima, akan muncul pesan:

“Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM”.

Anda disarankan untuk mendaftar ke koperasi kabupaten / kota setempat dan kantor UMKM untuk bisa mendapatkan bantuan BPUM 2021.

Persyaratan Pendaftaran BPUM 2021 Tahap 2 Sedangkan bagi yang belum terdaftar sebagai penerima BPUM dapat melakukan pendaftaran di UMKM kabupaten / kota kabupaten / kota dan kantor koperasi.

Setiap daerah memiliki aturan yang berbeda. Di Cirebon misalnya, pendaftaran BPUM 2021 sudah dibuka mulai 14-28 April 2021.

Syarat Pencairan BPUM BRI 2021

Pelaku UMKM yang akan mendaftarkan diri untuk menerima BPUM harus memperhatikan persyaratan yang telah ditetapkan.

Seperti fotokopi KTP, KK, surat keterangan usaha terbaru dari kelurahan, foto diri dengan produk UMKM dan foto diri tempat usaha PKL.

Selain itu, ada dua langkah yang harus dilakukan calon penerima manfaat yaitu dengan mendaftar melalui formulir online dan juga offline, tergantung kabupaten masing-masing. Untuk pendaftaran Banpres UMKM kabupaten Bondowoso langsung datang ke kantor Kementerian Koperasi.

Setelah Anda mendaftar secara online dengan mengisi formulir, Anda juga harus mendaftar langsung dengan menyerahkan dokumen yang dipersyaratkan ke DPKUKM.

Jika dia hanya mendaftar secara online tetapi tidak mendaftar secara langsung atau menyerahkan persyaratan fisik, maka penerima tidak dapat diterima.

Demikian informasi terkait bantuan UMKM 2021 yang berjudul Syarat Pencairan BPUM BRI yang kutip dari media kompas dan tirto, semoga bermanfaat.

Share :

Tinggalkan komentar