Juknis Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Bantuan Pemerintah

Program Pendidikan kecakapan Wirausaha (PKW) merupakan layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan bekal membina sikap mental kewirausahaan dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak putus sekolah, salah satunya adalah kondisi ekonomi / faktor kemiskinan (gambar kemiskinan 25,67 juta orang atau 9,66% dari total penduduk Indonesia mengacu pada data BPS, 2018). Kondisi ekonomi / kemiskinan merupakan salah satu faktor yang sering mendasari anak tidak melanjutkan hidupnya pendidikan.

Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW)

Sedangkan mereka putus sekolah karena kekurangan dana Untuk menempuh pendidikan membutuhkan biaya yang tidak sedikit tentang pendidikan formal.

Dalam upaya mengatasi anak yang putus asa sekolah, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui pendidikan vokasi memberikan layanan alternatif melalui kursus dan pelatihan. Sementara bentuk layanan yang diberikan adalah program Pendidikan Keterampilan Kewirausahaan (PKW).

Juknis Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW)

Tujuan dari Pedoman Teknis Program PKW adalah untuk memberikan referensi teknis
untuk:

  1. Direktorat Kursus dan Pelatihan dalam melaksanakan penilaian, verifikasi, penetapan, supervisi dan pendampingan kepada institusi penerima.
  2. Dinas Pendidikan kabupaten / kota atau unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan instansi pemerintah memiliki kewenangan di bidang vokasi dan pengembangan kelembagaan siapa yang memiliki kewenangan untuk memberikan bimbingan.
  3. Lembaga penyelenggara Program PKW dalam mengajukan proposal,menerapkan dan mempertanggungjawabkan program tersebut.
  4. Mitra (UMKM, Asosiasi Profesional, Organisasi Mitra Kejuruan, dan Pemangku Kepentingan Minat lain dari pendidikan kejuruan) untuk mencari tahu prosedur dan prosedur untuk mengembangkan dan mengelola program.
  5. Auditor dalam mengontrol dan mengawasi pelaksanaan Program PKW. Dengan tujuan tersebut diharapkan program PKW dapat diakses dan dilaksanakan dengan prinsip tepat sasaran, tepat sasaran, tepat sasaran waktu, kualitas, transparan dan akuntabel (akuntabel).

Pendidikan kecakapan Wirausaha (PKW) adalah layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk menyebarkan pengetahuan, keterampilan dan menumbuhkan sikap mental kewirausahaan dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal kewiraswastaan.

Tujuan Program

Tujuan Program (PKW) adalah sebagai berikut:

  • Memberi pengetahuan, keterampilan, sikap dan pola pikir kewirausahaan melalui kursus dan pelatihan bagi mahasiswa yang sedang sesuai dengan kebutuhan DU / DI dan atau pasar.
  • Memotivasi dan menciptakan usaha dan bantuan baru mampu mengembangkan dan bermitra dengan Usaha Mikro dan Kecil dan Menengah (UMKM) / Bisnis, Modal, dan Pemasaran sekaligus instansi terkait.

Penyelenggara Program PKW

  • Satuan Pendidikan Nonformal.
  • Satuan Pendidikan Formal (SMK, Politeknik, Akademi Komunitas dan
    Institusi pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi).
  • UPT Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.
  • Lembaga, organisasi, dan masyarakat pendidikan dan pelatihan milik pemerintah
    memiliki izin yang sah.

Siswa

  • Penerima PKW adalah anggota masyarakat yang berusia 15 sampai 30 tahun
    dengan prioritas usia 15 sampai 25 tahun dengan kriteria sebagai berikut:
  • Putus sekolah atau lulus tidak melanjutkan.
  • Tidak memiliki pekerjaan tetap atau menganggur.
  • Prioritas bagi keluarga kurang mampu.

Demkian petunjuk teknis program Pendidikan Kecakapan Wirausaha yang bisa kami jelaskan, semoga membantu. Untuk unduhan, bisa kalian klik halaman Program PKW.

Share :

Tinggalkan komentar