Prakerja Gelombang 12 Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

Prakerja Gelombang 12 Kapan Dibuka? Kartu Pra-Kerja merupakan program favorit masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya pendaftar.

Pada gelombang terakhir 1-11, jumlah pendaftar Kartu Pra Kerja mencapai 43 juta orang. Sementara itu, hanya 5,9 juta orang yang mendapat surat keputusan (SK) tentang penerima program.

Dalam program ini, anggaran pemerintah yang dikucurkan untuk Kartu Pra Kerja mencapai Rp 20 triliun.

Dalam program Kartu Pra Kerja, setiap penerima beasiswa mendapatkan total insentif sebesar Rp 2,4 juta yang dibayarkan per bulan sebesar Rp 600 ribu selama empat bulan setelah menyelesaikan pelatihan serta memberikan penilaian dan ulasan pelatihan.

Prakerja Gelombang 12 Kapan Dibuka?

Lalu apakah gelombang ke-11 kartu pra-kerja akan menjadi yang terakhir? Kapan Kartu Pra-Kerja Batch 12 dibuka? Berikut kami sajikan ulasannya.

Kepala Bidang Komunikasi Kartu Pra Kerja PMO, Louisa Tuhatu menjelaskan, kuota Kartu Pra Kerja Angkatan 11 berasal dari pencabutan keanggotaan peserta angkatan 1-10.

Pendaftaran gelombang 11 gelombang tambahan, ujarnya saat dikonfirmasi oleh Berita DIY.

Pencairan dana prakerja bisa melalui wallet Linkaja dan Gopay, setelah itu peserta memperbolehkan menggunakan dana tersebut untuk hal yang bermanfaat. Dana tidak dapat langsung ditransfer ke rekening Bank seperti BRI, BNI, Mandiri, BCA, dan bank lainnya.

Prakerja Gelombang 12 Kapan Dimulai?

Karena tidak ada kuota, kartu pra-kerja angkatan ke-11 bisa jadi yang terakhir tahun ini.

“Gelombang 11 bisa jadi gelombang terakhir tahun ini,” kata Louisa.

Angkatan ke-12 bisa digelar tahun depan. Demikian disampaikan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso.

Susiwijono mengatakan dari total 43 juta pelamar Kartu Pra Kerja yang sudah lolos verifikasi mulai dari email, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK) hingga Kartu Keluarga (KK), ada 19 juta orang.

Prakerja Gelombang 12 Kapan Dibuka

Artinya hanya satu dari empat orang yang mendaftar yang mendapatkan Kartu Pra Kerja. Karena dari 19 juta baru 5,9 juta yang terima, jadi masih banyak yang belum mendapatkan program ini, ”ujarnya. .

Sebanyak 5,4 juta penerima telah membeli pelatihan, tetapi hanya 5,1 juta peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Saat ini terdapat 1.663 pelatihan dari 150 lembaga pelatihan, dengan pelatihan yang paling diminati dalam rangka penjualan dan pemasaran, gaya hidup, manajemen, makanan dan minuman, bahasa asing, keuangan, serta sosial dan perilaku.

“Saat ini rating pelatihan pada Kartu Pra Kerja adalah 4,9 dari skala 5. Ini sangat bagus sehingga dapat dikatakan peserta puas dengan pelatihan yang telah diambilnya. Hal ini sesuai dengan hasil internal. survei dimana 84 persen mengatakan pelatihan peningkatan kompetensi itu baik skilling, reskilling, atau upskilling, hasil survei ini menunjukkan manfaat nyata dari program tersebut dan sekaligus menepis anggapan bahwa pelatihan online itu tidak berkualitas, ”kata Susiwijono.

Terkait insentif yang diberikan dalam Program Kartu Pra Kerja itu sendiri, sebanyak 79 persen penerima memilih e-wallet sebagai rekeningnya untuk menerima insentif. Susiwijono menambahkan, hal tersebut juga menunjukkan bahwa Program Kartu Pra Kerja turut mendorong percepatan inklusi keuangan.

“Dengan banyaknya penerima yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau e-wallet sama sekali, kini setelah bergabung dengan Kartu Pra Kerja mereka sudah memiliki rekening bank atau e-wallet,” ujarnya.

Susiwijono menambahkan pemerintah akan melanjutkan Program Kartu Pra Kerja pada tahun 2021. Penerima program pada tahun 2020 tidak akan menjadi penerima pada tahun 2021 demi kesetaraan bagi seluruh angkatan kerja.

“Untuk itu saya menghimbau kepada penerima Kartu Pra Kerja agar menggunakan saldo bantuan pelatihan semaksimal mungkin. Selain itu, saya mengimbau kepada penerima yang belum menyelesaikan pelatihan pertama untuk segera menyelesaikan pelatihan karena jika belum selesai sebelum 15 Desember 2020, maka insentif sebesar Rp2,4 juta tidak dapat diterima, ”ujarnya.

Share :

Tinggalkan komentar