Ada 5 Dana Bantuan Pemerintah Cair Bulan Juli 2021, Kuota Terbatas Buruan Daftar

Ada 5 Dana Bantuan Pemerintah Cair Bulan Juli 2021, Apa saja? Dana bantuan pemerintah terus dikucurkan kepada masyarakat yang membutuhkan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di masa pandemi saat ini.

Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah tidak hanya ditujukan kepada individu dalam masyarakat, tetapi juga kepada lembaga pendidikan agar terselenggaranya kegiatan belajar mengajar yang lebih optimal.

Tidak hanya itu, Pemerintah juga memberikan bantuan berupa dana dan gratis biaya kuliah kepada mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Jenis bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan sasaran penerima yang tepat. Oleh karena itu, fasilitator penyaluran bantuan selalu diselenggarakan oleh instansi pemerintah sesuai dengan bidangnya.

Ada 5 Dana Bantuan Pemerintah Cair Bulan Juli 2021

Tujuannya agar pemberian bantuan dapat tepat sasaran sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat.

Dalam waktu dekat, tepatnya Juli 2021, akan ada lima jenis dana bantuan pemerintah yang akan segera dicairkan dan menyasar sejumlah lapisan masyarakat.

5 Dana Bantuan Pemerintah Cair Bulan Juli 2021

Jenis bantuan apa yang akan dialokasikan oleh Pemerintah pada bulan Juli? Berikut adalah beberapa di antaranya:

Dana Desa

Dana bantuan Pemerintah yang akan disalurkan pada Juli 2021 adalah Dana Desa yang merupakan bantuan sosial dari Kementerian Desa (Kemendesa). Sesuai dengan namanya, sasaran bantuan adalah warga desa.

Warga desa yang menjadi penerima manfaat akan menerima Rp. 300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk mengetahui daftar penerima dapat mengunjungi website resmi sid.kemendesa.go.id.

Program bantuan Dana Desa merupakan implementasi dari instruksi presiden mengenai alokasi anggaran desa yang menginginkan pemerintah desa mengutamakan bantuan bagi warganya.

Dana Bantuan Pemerintah BPNT

Ada pula bantuan BPNT yang diberikan berupa sembako senilai Rp. 200 ribu. Penerima BPNT akan mendapatkan sembako gratis hingga Desember 2021.

Program BPNT difasilitasi dan berada di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos). Jika ingin mengetahui daftar penerimanya, bisa langsung cek melalui laman Cekbansos.kemensos.go.id.

Bantuan Sosial Tunai (BST)

Tidak hanya BPNT, Kemensos juga menyelenggarakan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang akan dicairkan kembali pada Juli 2021.

Penerima program bantuan adalah masyarakat penerima bantuan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah. Cara cek penerima BST bisa melalui Cekbansos.kemensos.go.id.

Bantuan Sosial PKH

Program Bantuan Sosial PKH juga difasilitasi oleh Kementerian Sosial yang ditujukan kepada masyarakat rentan seperti ibu hamil, lansia, balita, pelajar dan penyandang disabilitas.

Besaran yang diberikan kepada masing-masing kelompok berbeda karena disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat, mulai dari Rp. 900 ribu menjadi Rp. 3 juta per bulan.

Sama seperti BNPT dan BST, daftar penerima bisa cek di Cekbansos.kemensos.go.id.

BLT UMKM/Banpres BPUM

Pemerintah juga memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya UMKM di Indonesia melalui program BLT UMKM/Banpres BPUM.

Program pendampingan bagi UKM ini difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM dengan sasaran penerima manfaat adalah pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi COVID-19.

Besaran BLT yang disalurkan ke UKM sebesar Rp 1,2 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh UKM untuk mengembangkan usahanya.

Untuk mengetahui status penerima BLT, masyarakat dapat mengunjungi laman https://eform.bri.co.id/bpum yang dibuka sejak 3 April 2021.

Melalui tautan ini, Anda dapat memasukkan nomor e-KTP (NIK) Anda dengan mengisi kode verifikasi dan melanjutkan proses inquiry untuk mengetahui apakah Anda menerima bantuan atau tidak.

Jika Anda bukan penerima BPUM di e-form BRI, Anda bisa mendaftar dengan cara yang sudah dijelaskan di atas.

Syarat Bantuan UKM 2021

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh UKM untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi UKM Nomor 2 Tahun 2021. Yaitu:

  • Warga negara Indonesia.
  • Memiliki KTP elektronik.
  • Memiliki usaha yang dibuktikan dengan surat usulan dari calon penerima BPUM dari BPUM pengusul beserta lampirannya.
  • Bukan ASN, anggota Polri/TNI, maupun pegawai BUMN/BUMD.
  • Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Selain bantuan di atas, Pemerintah juga memberikan bantuan kepada lembaga pendidikan di seluruh Indonesia melalui program dana BOS.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga akan menyalurkan dana BOS ke sekolah-sekolah sebesar Rp 52,5 triliun yang nilai satuannya tergantung pada tingkat pendidikan.

Besarannya sendiri akan dihitung berdasarkan dua metode, yaitu Indeks Biaya Pembangunan (IKK) dari Badan Pusat Statistik dan Indeks Ukuran Siswa (IPD), yang didasarkan pada jumlah siswa per sekolah yang terdaftar dalam Data Pendidikan Dasar ( Dapodik).

IKK merupakan indeks harga yang menggambarkan tingkat biaya konstruksi di suatu Kabupaten/Kota. Jadi, semakin sulit letak geografisnya, semakin tinggi IKK. Dengan demikian, nilai unit dana BOS juga akan semakin tinggi.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021, berikut rincian besaran dana yang dialokasikan Pemerintah untuk satuan pendidikan di Indonesia:

Sekolah Dasar (SD), Rp 900.000 – Rp 1.960.000
Sekolah Menengah Pertama (SMP), Rp 1.100.000 – Rp 2.480.000
Sekolah Menengah Atas (SMA), Rp 1.500.000 – Rp 3.470.000
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Rp 1.600.000 – Rp 3.720.000
Sekolah Luar Biasa (SLB), Rp 3.500.000 – Rp 7.940.000.
Dana yang telah dikucurkan dapat langsung digunakan oleh sekolah untuk membeli segala kebutuhan pembelajaran, seperti membangun sekolah, mengembangkan perpustakaan dan meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

Pemerintah juga memberikan kewenangan 100 persen kepada sekolah dalam menggunakan dana BOS, namun harus digunakan untuk kebutuhan sekolah dan bukan untuk kepentingan pribadi.

Namun dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, satuan pendidikan diharuskan melakukan transaksi melalui marketplace yang telah bekerjasama seperti Blibli, Blanja, INTI, Eureka, Pesona Edu dan Toko Ladang.

Hal ini tentunya juga membuka peluang besar bagi UKM di bidang pendidikan untuk mengembangkan usahanya dan menghasilkan keuntungan yang maksimal.

Namun, agar bisnis yang Anda jalankan di SIPlah berjalan lancar, pastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk memenuhi semua permintaan dari pembeli. Anda bisa mengandalkan Pintek untuk mendapatkan suntikan dana.

Melalui produk invoice financing di Pintek, Anda bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp2 miliar dengan bunga efektif mulai dari 1,5% hingga 2,5% tergantung skor kredit hanya dengan menjaminkan tagihan yang sedang berjalan.

Demikian 5 Dana Bantuan Pemerintah Cair Bulan Juli 2021, buruan daftar.

Share :

Tinggalkan komentar