Bantuan Subsidi Upah Tahap 5 Belum Cair? Begini Cara Laporkannya

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah memastikan tunjangan gaji (BSU) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp1,2 tahap 5 diberikan kepada 618 ribu pekerja yang digaji kurang dari Rp. 5 juta per bulan.

Dia mengatakan untuk tahap 5, Kementerian Ketenagakerjaan menerima 578 ribu data calon penerima dari BPJamsostek. Kemudian, Kementerian Ketenagakerjaan pada 29 September 2020 dan 30 September juga mendapat tambahan data sebanyak 40 ribu penerima.

Namun hingga saat ini masih banyak TKI yang merasa BLT atau BSU belum dicairkan. Hal tersebut terlihat dari kolom komentar di akun Instagram @kemnaker pada 9 Oktober 2020 yang dibanjiri postingan dari netizen yang merasa telah memenuhi persyaratan namun belum mendapatkan BLT ini.

Bahkan bagi Anda yang belum menerima dana BLT atau BSU pun bisa mengajukan keluhan melalui platform yang disediakan Kementerian Ketenagakerjaan di situs resminya, sebagai berikut.

Cara Melaporkan Bantuan Subsidi Upah Tahap 5 Tak Kunjung Cair

  • Buka internet kemudian masuk ke link https://kemnaker.go.id/
  • Pilih saluran Subsidi Upah, https://bsu.kemnaker.go.id/
  • Atau bisa langsung klik https://bantuan.kemnaker.go.id/support/home
  • Memasukkan laporan atau pertanyaan tentang BLT atau BSU ke saluran yang tersedia

Perlu Anda ketahui juga bahwa dalam mekanisme finalisasi data untuk 618 ribu calon penerima BLT atau BSU tahap 5, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses seperti tahap sebelumnya yaitu setelah menerima data dari BPJamsostek dilakukan pengecekan kelengkapan data empat hari kerja.

Data yang sudah masuk dalam check list akan diproses oleh tim Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sehingga dana subsidi gaji dapat segera dicairkan ke bank penyalur.

Bank Himbara

Selanjutnya bank penyalur akan menyalurkan uang bersubsidi langsung ke rekening penerima, baik rekening Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), maupun rekening dari bank-bank di luar Himbara seperti BCA dan bank swasta lainnya.

Bantuan Subsidi Upah Tahap 5

Ida juga berharap bantuan subsidi gaji ini dapat membantu kekuatan ekonomi dan dimanfaatkan secara maksimal oleh pekerja atau buruh. Bantuan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban pekerja selama pandemi Covid-19.

Hingga 6 Oktober 2020, pemerintah telah menyalurkan subsidi gaji kepada 11,5 juta pekerja atau sekitar 98,89% dari target. Rinciannya, jumlahnya didistribusikan dalam 4 tahap.

Tahap 1 didistribusikan kepada 2,4 juta pekerja atau sekitar 99,38% pekerja. Kemudian, tahap 2 dibagikan kepada 2,9 juta pekerja atau sekitar 99,38%, tahap 3 untuk 3,4 juta pekerja atau sekitar 99,32%, dan tahap 4 kepada 2,5 juta pekerja atau sekitar 97,31%.

Demikianlah cara melaporkan Bantuan Subsidi Upah Tahap 5 yang tak kunjung cair, semoga bermanfaat.

Share :

Tinggalkan komentar