28 Provinsi Ajukan PPPK 2021, 5 Provinsi Tidak Ajukan PPPK, Cek Provinsimu Disini

Propinsi-propinsi Ajukan PPPK 2021 – Pemerintah telah membuka formasi 1 juta guru untuk Program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pengajuan dari setiap pemerintah daerah (pemda) terkait kebutuhan guru di daerah telah ditutup pada 31 Desember 2020.

Saat ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan instansi terkait sedang dalam proses finalisasi data yang masuk. Dari data yang terkumpul, ada lima provinsi yang tidak mengusulkan kebutuhan guru.

Yang sama sekali tidak melamar, lima provinsi dan 72 kabupaten / kota, ”jelas Plt Pembantu Perencanaan dan Pengadaan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Nasional dan BPR, Katmoko Ari Sambodo dalam rapat online dengan Komisi X DPR RI, Senin (18/1).

Kelima provinsi tersebut adalah Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua dan Papua Barat. Dari data tersebut, pihaknya sudah mendapatkan jumlah total pemerintah daerah yang mengajukan kebutuhan guru.

28 Provinsi Ajukan PPPK 2021, 5 Provinsi Tidak Ajukan PPPK

Proposal resmi sudah lengkap, ada 28 provinsi dan 379 kabupaten kota dengan total 489.664 proposal, ujarnya.

Selain itu, masih ada pemerintah daerah yang sudah mengajukan, namun belum melengkapi datanya. Saat ini, pihaknya masih menunggu data selesai pada Januari.

“Proposal belum lengkap dan akan segera selesai, satu provinsi, 57 kotamadya dengan total jumlah proposal 64.262,” lanjutnya.

Provinsi Ajukan PPPK 2021

Dari data tersebut apabila setiap orang dapat melengkapi data pada bulan Januari maka data untuk menyampaikan kebutuhan guru adalah sebanyak 553.929 formasi.

Cara Mendaftar PPPK 2021 Yang Benar

Buat kamu guru honorer yang ingin mendapat kontrak dari pemerintah, bersiaplah. Menurut kabar terbaru, PPPK / P3K 2021 akan dimulai sekitar bulan April.

Perlu dicatat, tahun ini belum ada penerimaan CPNS bagi pendidik atau guru. Namun, pemerintah telah membuka rekrutmen PPPK untuk 1 juta guru sekaligus.

Tujuannya untuk mengisi kekosongan di kabupaten dan menyelesaikan masalah guru honorer terlebih dahulu.

Oleh karena itu, pada tahun-tahun berikutnya, yang dibuka hanya untuk guru adalah rekrutmen PPPK. Apakah akan ada lagi lowongan CPNS untuk guru?

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, pemerintah akan terus membuka formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk guru.

Namun, formasi PNS untuk guru dibuka secara terbatas dan tentunya tidak akan dibuka tahun ini.

Bagi Anda yang akan mengikuti seleksi PPPK guru ada beberapa hal yang harus diperhatikan, karena ada yang berbeda dengan seleksi CPNS.

Untuk pelaksanaan seleksi PPPK tidak perlu mengikuti ujian kompetensi dasar seperti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di CPNS. Pasalnya, seleksi PPPK hanya menyelenggarakan seleksi kompetensi bidang / teknis.

Jadi, meski masih jauh dari deadline, apakah Anda paham cara dan cara mendaftar PPPK / P3K 2021?

Alur dan tahapan pendaftaran PPPK 2021 yang harus Anda perhatikan

  1. Daftarkan Akun melalui halaman sscasn.bkn.go.id

Setelah Anda masuk di depan halaman sscasn.bkn.go.id, Anda dapat menggulir slide. Slide tersebut menunjukkan pendaftaran CPNS, Sekolah Dinas, dan PPPK.

Anda tentukan pilihan Anda di PPPK lalu klik Daftar Sekarang.

Untuk mengubah slide dan memilih PPPK, Anda dapat mengklik tanda panah di ujung kanan atau kiri slide.

Silahkan mendaftar akun di website resmi pendaftaran PPPK sehingga diarahkan ke ssp3k.bkn.go.id.

Jika halaman sudah sepenuhnya ditampilkan, Anda tinggal mencari menu Daftar Akun. Kunjungi dan ikuti prosedur pendaftaran.

Anda harus memperhatikan dokumen apa saja yang harus disiapkan.

  1. Nomor Peserta Ujian K-II (untuk K2 honorer), lihat petunjuk pendaftaran.
  2. Mengisi tanggal lahir.
  3. Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga
  4. Alamat email aktif, kata sandi atau kata sandi, dan pertanyaan keamanan
  5. Pas foto resmi berukuran minimal 120 KB dan maksimal 200 KB (format .JPG atau .JPEG)

Proses pembuatan akun SSP3K belum selesai jika sudah bisa Cetak Kartu Informasi Rekening, silahkan cetak kartunya lalu lanjutkan ke tahap selanjutnya.

  1. Isi Data Formulir Pendaftaran Online

Formulir pendaftaran PPPK / P3K 2021 dapat diakses secara online, dengan login pada halaman SSP3K dengan NIK dan password yang telah Anda buat.

Setelah Anda log in, Anda dapat mengisi semua data pendaftaran dan melengkapi beberapa dokumen. Nanti harus mengunggah dokumen persyaratan pendaftaran PPPK 2021.

Beberapa dokumen yang perlu diisi oleh calon peserta meliputi:

  1. Unggah foto diri Anda memegang KTP dan Kartu Informasi Rekening akun
  2. Pilih posisi dan lengkapi riwayat pendidikan
  3. Mengisi biodata pendaftaran PPPK Online
  4. Mengunggah dokumen yang dirawat (seperti yang dipersyaratkan oleh instansi)
  5. Memeriksa data yang telah diisi pada form resume
  6. Cetak Kartu Pendaftaran
  7. Menunggu hasil verifikasi

Hasil pengisian informasi yang sudah selesai akan dikirim ke panitia. Calon peserta kembali menunggu tim verifikasi untuk mengecek file atau dokumen yang diunggah.

Hasil verifikasi ini adalah pengumuman seleksi administrasi. Hanya peserta PPPK / P3K yang lulus yang bisa mengikuti tes seleksi PPPK 2021 nanti.

Syarat Calon Peserta PPPK 2021

Berikut 4 syarat yang perlu diketahui oleh calon peserta PPPK / P3K 2021

  1. Persyaratan usia pelamar adalah dari 20 tahun hingga 1 tahun sebelum batas usia pensiun untuk posisi yang dilamar (untuk guru hingga 59 tahun).
  2. Sampai saat ini baru 174.077 formasi guru PPPK yang telah diusulkan oleh Pemerintah Daerah (32 Provinsi, 370 Kabupaten, dan 89 Kota).
  3. KemenPANRB akan melakukan verifikasi dan pembentukan formasi berdasarkan Job Analysis dan Workload Analysis serta mempertimbangkan data Dapodik-Kemendikbud sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Saat ini sedang dalam proses perancangan Sistem Penerimaan, Soal Uji Kompetensi, dan Sistem Seleksi yang melibatkan KemenPANRB, Kemendikbud, BKN, BPKP, BSSN, dan BPPT.

Berikut aturan penugasan guru untuk lolos seleksi, dikutip Tribun Jogja dari Instagram @cpnsindonesia. Sebelumnya, setiap pelamar hanya diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi setahun sekali.

Kesempatan Tes PPPK

Jadi, dalam seleksi kali ini, setiap pelamar diberi kesempatan tes hingga tiga kali.

  1. Peserta yang lulus dengan nilai kelulusan dan peringkat tertinggi akan ditempatkan di sekolah pilihan mereka.
  2. Peserta yang lulus passing grade tetapi tidak mendapat tempat di sekolah pilihannya atau tidak lulus ujian pertama dan kedua, dipersilakan untuk mendaftar ulang dan memilih formasi agi untuk ujian berikutnya.
  3. Setelah ujian seleksi ketiga, peserta yang lulus dengan nilai kelulusan dan mendapatkan peringkat tertinggi ditempatkan di sekolah pilihan mereka.
  4. Peserta yang telah lulus ujian ketiga dan mendapatkan tempat di sekolah pilihan mereka setelah ujian seleksi akan tetap diberi peringkat lagi.
  5. Setelah dilakukan pemeringkatan ulang berdasarkan hasil ujian seleksi ketiga, peserta dengan pemeringkatan tertinggi berdasarkan nilai kelulusan akan ditempatkan di sekolah di wilayah yang sama atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memprioritaskan berdasarkan rapor yang berkualitas mendukung pemerataan mutu pendidikan.
  6. Peserta juga dapat menolak penempatannya dan memilih untuk mendaftar di kesempatan berikutnya.

Formasi PPPK 2021

Tak hanya guru, berikut 15 formasi lainnya yang dibuka untuk PPPK

  1. Asisten Apoteker
  2. Asisten Inspektur Angkatan Udara
  3. Asisten Inspektur Bandara
  4. Asisten Inspektur Keamanan Penerbangan
  5. Asisten Inspektur Kualitas Hasil Perikanan
  6. Asisten Konselor Kecanduan
  7. Asisten Pelatih Olahraga
  8. Asisten Bimbingan Komunitas
  9. Asisten Manajemen Kualitas Laut dan Hasil Perikanan
  10. Asisten Penguji Perangkat Telekomunikasi
  11. Asisten Manajemen Produksi Perikanan
  12. Asisten Ahli Anestesi
  13. Asisten Administrasi Penyiaran
  14. Pembantu Perisalah Legislatif
  15. Asisten Teknisi Penyiaran

Demikian informasi terkait Provinsi-provinsi yang Ajukan PPPK 2021 bersumber dari jawapos dan tribunnews, bantu sebarkan dan semoga bermanfaat.

Share :

Tinggalkan komentar