Allah Buka Rejeki dan Pintu Surga Bagi Suami Yang Menghapus Air Mata Istrinya

Tidak ada suami yang bisa disebut sukses jika istrinya menderita. Mereka dulunya adalah aktivis dakwah, sementara masih mahasiswa. Di jalan dakwah mereka juga kemudian menikah.

Kehidupan pernikahan mereka indah pada awalnya. Namun bulan-bulan yang berlanjut hingga tahun-tahun berubah, membuat keduanya mulai berurusan dengan masalah ekonomi.

Sang suami, sambil melanjutkan studi pascasarjana, berusaha melakukan apa saja. "Yang penting adalah halal," prinsipnya. Dari menjadi tukang ojek, berjualan keripik, hingga berjualan makanan ringan.

Beban suami dan istri meningkat ketika bayi mereka lahir. Yang menyedihkan adalah, rumah kos mereka jauh dari cocok untuk kehidupan keluarga. Atapnya rusak, kamar mandinya bocor.

Setelah lulus S2, sang suami mendapat pekerjaan baru sebagai perantara tanah. Dia sendiri merasa pekerjaan ini bukan pekerjaan permanen dan menjadi ironi bagi dirinya sendiri yang merupakan lulusan terbaik ketika dia lulus sarjana dan sekarang menjadi Magister Fisika. Tapi setidaknya, penghasilannya sekarang lebih besar dari sebelumnya.

Menjadi seorang broker, membuatnya sangat sibuk. Siang dan malam dia mencari pembeli. Sebelum matahari terbit, dia telah mengendarai sepeda motornya, dan ketika dia datang larut malam dia baru saja pulang. Praktis, bahkan anak Anda jarang bertemu dengannya.

Sayangnya, tidak semua suami ingin mengerti apa yang menyebabkan seorang istri menangis, jadi cara untuk menghadapinya tidak benar dan hanya membuat istri merasa bahwa suaminya tidak pernah memahaminya.

Allah Buka Rejeki dan Pintu Surga Bagi Suami Yang Menghapus Air Mata Istrinya
Kata Bijak Rumah Tangga

Mengapa wanita mudah menangis?
Ada penelitian yang mengatakan jika salah satu alasan wanita menangis adalah karena hormon prolaktin yang menghasilkan susu dan air mata.

Namun pada usia 18 tahun ke atas, wanita memiliki hormon prolaktin sebanyak 50-60% sehingga tidak heran wanita lebih sering menangis bahkan tanpa alasan.

Alasan wanita menangis dan cara mengatasinya

Agar suami tidak dianggap pria yang tidak mengerti wanita, lebih baik untuk mengenali alasan wanita menangis dan bagaimana mengatasinya, sebagai berikut:

Perasaan sedih

Wanita umumnya merasa sedih kadang menangis ketika mereka kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup mereka. Sebagai seorang suami, Anda tidak dapat mengatakan bahwa dia cengeng, lemah atau tidak sabar. Ketika Anda menemukan istri Anda menangis dalam kesedihan, perkuat dia dengan memeluk dan mendukung sebanyak mungkin.

Merasa depresi

Meski terlihat kuat, tetapi saat mendapat tuntutan terlalu berat, maka bisa jadi alasan wanita menangis. Ketika istri merasa tertekan dan stres, dia akan meluap dengan air mata. Sebagai seorang suami, Anda harus peka, mendengarkan keluhan, mengurangi beban, dan jika perlu membantu menemukan solusi agar istri tidak depresi sendiri.

Merasa sendiri / kesepian

Ketika merasa sendirian / kesepian, seorang istri juga bisa menangis sesuka hati di kamarnya. Jangan kesal / kesal atau diinterogasi, tetapi berikan waktu pada diri sendiri dan luangkan waktu untuk mendengarkan aliran hatinya ketika dia hendak berbicara. Jika dia tidak dapat mengatakan apa-apa, Anda dapat memeluknya sebagai bentuk dukungan baginya.

Alasan hormonal

Hormon juga bisa menjadi alasan bagi wanita untuk menangis, itulah alasan yang membuat emosi wanita menjadi tidak stabil atau mudah sensitif ketika mendekati bulan berkencan (PMS).

Jika Anda menemukan istri Anda pemarah, mudah tersinggung hingga menangis, maka jangan stres, tetapi luangkan waktu untuk mendengarkan isi hatinya dan gosokkan kepalanya penuh cinta sehingga istri merasa nyaman.

Aku marah

Ketika kemarahan mendominasi, wanita dapat meluap melalui tangisan, terutama ketika penyebabnya adalah orang-orang yang dicintai (anak-anak, suami, saudara kandung, teman, dan lainnya) melakukan sesuatu yang tidak mereka sukai.

Jika ini terjadi, jangan mendesaknya untuk segera menceritakan kisahnya, tetapi biarkan dia melampiaskan perasaannya sampai selesai, hanya dengan begitu Anda dapat menasihatinya dengan lembut dan penuh cinta.

Dalam sebuah rumah tangga, tentu saja kebagaiaan tidak selalu didapat. Namun, terkadang kita tak terhindarkan melewati beberapa masalah dalam rumah tangga. Entah itu masalah yang memicu perkelahian hingga salah satu pasangan menangis

Namanya pernnikahan, ada pertengkaran antara suami dan istri. Dari masalah sepele hingga masalah besar. Sudah lazim bagi seorang suami yang dengan ringan (tangan ringan) memukuli istrinya sampai dia menangis.

Jika tidak dihadapkan dengan kepala dingin, bukan tidak mungkin pertengkaran akan mengarah ke perceraian dan itu akan berdampak pada mental anak-anak mereka. Sebenarnya, bagaimana hukum membuat istri menangis dalam Islam?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel