Astaga...!!! Ibu Kandung Blender Bayinya Umur Sehari Pakai Mesin Cuci

Ibu Kandung Blender Bayinya Umur Sehari Pakai Mesin Cuci - Warga di sekitar Jalan Telaga Kelurahan 30 Ilir, Kabupaten Ilir Barat (IB) I Palembang, Sumatra Selatan dikejutkan oleh bayi yang ditemukan di mesin cuci dalam kondisi lemah dan terluka. Tidak lama setelah dibawa ke rumah sakit, bayinya kemudian meninggal.

Ibu Kandung Blender Bayinya Umur Sehari Pakai Mesin Cuci
Foto bayi dalam Mesin Cuci

Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Indra Sakti mengatakan, ada beberapa bagian tubuh yang ditemukan lecet seperti di bagian bawah hidung dan leher.

"Setelah melakukan pemeriksaan luar, hasil bayi bukan tanda-tanda kekerasan hanya lecet di bagian bawah hidung dan leher," kata Indra, Selasa (11/5/2019) seperti dilansir sejumlah media.

Diketahui, bayi laki-laki baru berumur satu hari, tetapi ketika diketahui bayi itu baru lahir. Diduga, bayi itu sengaja ditempatkan di mesin cuci oleh ibu kandungnya sendiri yang bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Mengutip Okezone, penemuan bayi di mesin cuci dimulai ketika seorang teman dari pelaku yang sama dengan pembantu rumah tangga mendengar seorang bayi menangis dari mesin cuci.

Teman dan majikan pelaku kemudian membawa bayi mungil itu ke rumah sakit Bhayangkara Palembang sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (11/4/2019) kemarin. Namun, karena kondisi yang memprihatinkan, bayi tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, mengutip RMOLLampung
yang meluncurkan RMOLSumsel, insiden itu bermula ketika tersangka pelaku yang dikenal sebagai asisten rumah tangga memasuki rumah memasuki kamar mandi, setelah beberapa saat pintu kamar mandi itu diketuk oleh saksi Dedek Wulandari yang menanyakan pelaku lama di kamar mandi.

Pada waktu itu Sutina mengaku menderita sakit perut dan dia meminta saksi kepada Sulastri, seorang asisten rumah tangga untuk mendapatkan handuk dan pakaian. Tak lama kemudian Sutina keluar dari kamar mandi dan langsung naik ke lantai dua lalu ke kamar mandi di dalam kamar.

Setelah meninggalkan kamar mandi, saksi melihat Sutina dalam keadaan pucat dan kemudian saksi Sulastri membawanya, kemudian Sutina dibawa oleh saksi Anisa untuk pergi berobat dengan mengendarai mobil.

Sebelum pergi, saksi Sulastri dan Dedek kembali ke kamar Sutina untuk mencari kartu identitas pelaku dan di kamar saksi mendengar suara dari mesin cuci di kamar mandi.

Karena curiga dengan hal ini, saksi Dedek dan Sulastri mendekat, karena mereka lebih curiga, keduanya memanggil saksi Lendi Ardiansyah, yang langsung melihat ke mesin cuci. Saksi menemukan tas plastik yang dibungkus handuk dan setelah dibebaskan ternyata mengandung bayi laki-laki.

Melihat ini, saksi segera membawa bayi laki-laki dengan kondisi sangat buruk ke Rumah Sakit Siloam. Tetapi setelah beberapa jam perawatan, kehidupan bayi malang tidak bisa diselamatkan.

Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Dr. Indra menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaannya ditemukan lepuh di bibir dan leher kiri bayi.

Persalinan dilakukan secara normal. Di tubuh korban ditemukan lecet, "kata Dr. Indra.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel