Temuan OJK Ada 123 Fintech Lending Ilegal, 30 Gadai Swasta Dan 49 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Temuan OJK - Satgas Waspada Investasi ditemukan lagi di 123 Fintech Lending Ilegal dan 30 bisnis gadai yang tidak terdaftar di OJK dan 49 entitas tawaran investasi tidak sah.

Ketua Satgas Waspada Investasi Investasi Tongam Tobing mengatakan keberadaan pinjaman fintech ilegal masih sangat mengkhawatirkan karena jumlah yang beredar di internet dan aplikasi telepon seluler tetap besar, meskipun Satgas telah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera blokir itu.


Temuan OJK Ada 123 Fintech Lending Ilegal, 30 Gadai Swasta Dan 49 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin


"Jadi kami berharap orang-orang bisa lebih jeli sebelum memutuskan untuk memberikan pinjaman online dengan melihat apakah pinjaman fintech telah terdaftar di OJK atau tidak," kata Tongam.

Tongam menjelaskan, pihaknya secara rutin terus mencari fintech fintech ilegal di internet, aplikasi dan media sosial untuk kemudian menyerahkan temuan pinjaman fintech ilegal untuk diblokir ke Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Satgas juga telah meminta bank untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK dan untuk mengkonfirmasi OJK untuk rekening yang ada yang diduga digunakan untuk kegiatan peminjaman fintech ilegal.

Satgas juga telah meminta Bank Indonesia untuk melarang sistem pembayaran fintech yang memfasilitasi pinjaman fintech ilegal, dan selalu melaporkan informasi kepada Polisi Investigasi Kriminal untuk proses penegakan hukum.

Informasi daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari OJK bisa di cek Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Kontak OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.
***
Informasi lebih lanjut:
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing.Telp: 021-29600000,
Email: tongam.tobing@ojk.go.id





























Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel