Harga Emas Naik Turun Hari Ini? Ini Faktor Yang Mempengaruhinya

Investasi Emas - Sebagian orang menyukai investasi jangka panjang dengan tidak terlalu cepat menjual barang berharganya seperti investasi emas. Mereka yang biasa berinvestasi pada umumnya melihat grafik harga emas sebelum membeli.

Dengan bermodalkan melihat grafik harga emas dari tahun ke tahun, mereka bisa memprediksi harga logam emas di tahun berikutnya. Misal mereka akan beli emas di tahun 2019, mereka telah memprediksi harga di tahun 2020 dan bulannya.

Sekiranya harga logam emas menurun atau tetap di tahun 2020, mereka rela tidak menjualnya dan akan menjual di tahun 2021 atau 2022.

grafik harga emas dari tahun ke tahun

Investasi emas saat ini tidak perlu lagi kita memegang emas di rumah atau menitipkan ke bank, sekarang jaman sudah canggih. Ada beberapa marketplace menyiapkan jasa jual beli emas sekaligus menyimpannya.

Dengan Investasi emas online, baeang kita lebih aman dan nyaman di kelola oleh pihak yang telah menjamin keamanannya. Sebelum berinvestasi online, cari tahu dulu mana yang terbaik pelayanannya dengan tingkat keamanan tinggi.

Harga logam mulia emas bergerak fluktuatif setiap harinya. Penyebab pergerakan naik turunnya harga emas tidak dipengaruhi oleh satu faktor saja. Harga emas naik turun dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi harga emas dan menyebabkan harga emas naik atau turun:

1. Situasi Ekonomi Dunia
Ketika ada krisis ekonomi di Amerika pada tahun 2008, orang lebih suka menyimpan emas karena mereka merasa uang kertas jatuh. Akibatnya, harga emas melejit.

2. Situasi Politik Dunia
Panasnya situasi politik dunia seperti ketika AS menginvasi Irak membantu menaikkan harga emas. Pada saat itu banyak orang khawatir tentang dampak perang, akibatnya banyak beralih ke emas, menyebabkan harga emas naik.

3. Permintaan Emas Meningkat
Permintaan akan emas dapat dari pabrik untuk menghasilkan barang atau dari kebutuhan negara seperti Cina dan India. Cina dan India adalah pembeli emas terbesar di dunia. Dikatakan bahwa China mewajibkan setiap warga negara untuk menyimpan 2 gram emas per bulan. Jika permintaan kedua negara ini naik, ini akan mendorong harga emas. Di India sendiri, permintaan emas naik ketika musim kawin terjadi pada akhir September hingga Januari dan puncaknya adalah pada perayaan Diwali 13 November.

4. Inflasi
Ketika inflasi meleset atau melebihi prediksi pemerintah, emas biasanya diburu. Inflasi yang hilang biasanya digunakan sebagai indikator bahwa kondisi ekonomi tidak pasti, membuat emas diburu, menyebabkan harga emas naik karena meningkatnya permintaan.

5. Suku Bunga
Ketika suku bunga naik, banyak yang menyimpan uang dalam bentuk deposito. Saat suku bunga turun, emas menjadi pilihan. Ini menyebabkan harga naik.

6. Harga Dolar AS
Ketika harga dolar AS turun, harga emas biasanya naik.

7. Harga minyak
Kenaikan harga minyak biasanya diikuti oleh kenaikan harga emas. Namun biasanya efeknya tidak terjadi secara langsung. Misalnya, ketika harga minyak naik, mungkin ada inflasi berlebihan yang menyebabkan harga emas naik.

Harga emas, selain dipengaruhi oleh situasi ekonomi dan politik dunia, juga dipengaruhi oleh banyaknya permintaan atau siapa yang membeli emas yang dalam kondisi tersebut berlaku hukum ekonomi.

Permintaan untuk pembelian emas naik, harga naik. Itulah yang menyebabkan harga emas dipertahankan sehingga sangat sulit untuk diprediksi atau direkayasa untuk membuat harga emas turun hingga ribuan dolar.

Sumber : berbagi sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel