Dari Mana Asal Usul Nama Toraja Berasal?

Dari Mana Nama Toraja Berasal? Sepenggal kisah sebuah nama tempat memang menjadi sebuah misteri, apalagi Indonesia bermacam-macam suku ras dan agama. Pada umumnya nama sebuah tempat di ambil dari nama yang mudah orang mengingatnya.

Terinspirasi dari artikel filosofikopi.com tentang kopi toraja yang terkenal dengan rasa khas Sulawesi dan biji tebal, kami mencoba mencari refrensi tentang asal usul nama Toraja. Saat ini Toraja merupakan sebuah kabupaten yang berada di Propinsi Sulawesi Selatan.


Dari Mana Asal Usul Nama Toraja Berasal?


Akhirnya di temukkan refrensi sejarah asal usul nama Toraja yang kami lansir dari situs visittoraja.com, mari simak sedikit kisah Kabupaten Toraja.

Setelah perjalanan menakjubkan yang menggerakkan Anda melalui pemandangan yang saling bertukar dari tebing granit yang menakjubkan, pegunungan yang tinggi, dan laut yang luas, Anda akan tiba di Toraja.

Di negeri ini, cara lama terus hidup. Aliran modernisasi dan globalisasi yang tidak terhindarkan tidak mengurangi nilai-nilai tradisional. Alih-alih, ide-ide baru seperti Kekristenan selaras dengan adat istiadat setempat, menjadikan Toraja suatu tempat yang istimewa.

Mungkin juga mengapa Toraja adalah satu-satunya tempat di bumi modern dengan budaya megalitik yang hidup.

Dikelilingi oleh pemandangan alam yang luar biasa, Toraja adalah pengalaman yang mengubah hidup yang menunggu untuk dijelajahi. Dibagi menjadi dua wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara 32 desa budaya berdiri bersama.

Selain budaya dan tradisi mereka yang kaya, Toraja juga menyimpan banyak mitos tentang asal usul namanya. Orang Bugis menyebut dataran tinggi keramat 'To Riaja' atau tempat di mana orang utara tinggal ('To' berarti orang, sedangkan 'Riaja' berarti utara).

Orang-orang dari Kerajaan Luwu memiliki cara penamaan mereka sendiri, merujuknya ke 'To Rajang' atau tempat di mana para southern tinggal. Di tepi semenanjung selatan, orang-orang mendengar cerita tentang keturunan kerajaan yang dikenal sebagai Puang Lakipadada yang datang ke Kerajaan Gowa pada abad ke-13 untuk menemukan kehidupan abadi.

Gowanese disebut hin 'Tau Raya' atau pria dari timur, sehingga tempat itu juga dikenal sebagai 'Tana Tau Raya' (Tana berarti tanah, Tau berarti manusia, dan Raya berarti timur). Berasal dari berbagai asal, legenda tersebut mungkin mengarah pada nama 'Toraja' seperti yang kita kenal sekarang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel