Tips Ujian Teori dan Praktek SIM C Manjur 100% LULUS

Ujian Praktek SIM C - SIM (C) adalah dokumen wajib untuk pengendara roda dua bermotor. Jika seseorang mendapat SIM C, itu berarti orang tersebut dianggap telah mengetahui peraturan lalu lintas dan dapat mengemudi dengan benar.

Untuk mendapatkan SIM C, pengemudi harus mengikuti serangkaian tes, seperti ujian teori dan praktik. Setelah lulus ujian teori, pengemudi melanjutkan untuk berlatih ujian.

Biaya buat SIM tidak lebih dari Rp 100.000 dengan syarat melalui ujian praktek dan teori bukan melalui jasa calo alias tanpa tes (nembak sim). Ujian teori SIM C cukup mudah hanya menjawab pertanya macam macam rambu lalu lintas.

Nah, dalam ujian praktik ini, pengemudi sering gagal lulus tes SIM C. Sebelum melaksanakan ujian baik teori maupun praktek alangkah baiknya kalian cari tahu kesalahan para peserta sebelum kalian agar tahu hal tersulit dan kisi-kisi jawaban ujian.


Ujian praktek mengharuskan pengendara untuk mencoba mengendarai sepeda motor di persimpangan khusus yang telah dibuat oleh polisi. Setiap kantor polisi memiliki persimpangan yang berbeda, baik dua atau tiga trek.

Beberapa jenis lintasan yang umum seperti lintasan lurus, zigzag, dan nomor 8. Sekarang, pada persimpangan angka 8 ini banyak yang gagal karena bentuknya agak sulit.

Pengemudi harus mengikuti aliran angka 8 dan tidak boleh jatuh, meskipun lintasan telah dibatasi pada beberapa kutub di tepinya.

Melintasi angka 8 bukan tanpa tujuan. Berfungsi sebagai pelatihan keseimbangan dan mengatur kecepatan pengemudi. Jangan gagal karena melewati angka 8. Lihat triknya!

Jangan malu untuk bertanya
Sebelum melakukan ujian praktik, petugas akan menjelaskan terlebih dahulu. Jangan ragu untuk bertanya apakah ada hal-hal yang tidak Anda mengerti.

Pilih Motor Bebek
Selama ujian, petugas polisi akan menyediakan sepeda motor untuk Anda. Ada baiknya memilih sepeda motor tipe bebek dengan transmisi manual.

Sepeda motor jenis ini memiliki teknik mengemudi yang memudahkan Anda selama ujian.

Latihan
Anda mungkin sedikit terkejut karena Anda tidak mengendarai sepeda motor sendiri. Minta petugas untuk berlatih sebentar. Anda dapat berputar-putar di luar lintasan uji praktik sambil menyesuaikan kendaraan sehingga memudahkan Anda untuk mengendalikannya.

Menjalankan sepeda motor untuk lulus ujian nomor 8, ada baiknya untuk menempatkan gigi ke gigi 2 secara langsung. Anda benar-benar dapat kehilangan keseimbangan dan konsentrasi jika Anda menggunakan satu gigi yang menarik terlalu spontan.

Gunakan rem
Jika Anda ingin menggunakan rem, pastikan untuk fokus hanya pada rem kaki.

Fokus Berkendara
Ada beberapa trik saat berkendara di lintasan latihan SIM. Salah satunya adalah untuk memastikan bahwa bukaan gas tidak begitu besar dan stabil. Hindari membuka tutup gas karena dapat merusak konsentrasi Anda.

Berjalan perlahan sesuai kecepatan yang diatur. Menginjak pedal rem dan mengkoordinasikan pedal rem kaki dengan keseimbangan Anda. Jika motor terlalu lambat, Anda dapat melepas rem sedikit. 

Sementara itu, jika sepeda motor terlalu kencang, jangan lupa injak pedal rem dan pertahankan keseimbangan agar tidak menyenggol penghalang.

Tidak perlu melewati gigi dan lubang gas harus tetap stabil. Ingat! Jangan sampai kaki Anda menyentuh tanah karena bisa dianggap gagal.

Sumber : tribun
Baca Juga

Hanya berbagi Informasi Saja, Nggak Aneh-Aneh kok. Yuukk... Ngopi ke Bondowoso, Tapi Jangan Ngajak Si Anida Yaa.