Tips Memulai Bisnis Laundry Modal Kecil

Bisnis Laundry - Memulai bisnis tidak selalu membutuhkan modal besar. Salah satunya adalah bisnis jasa cuci pakaian atau yang sering disebut laundry. Walaupun bisnis laundry sepertinya sepele, tetapi bisnis ini memiliki prospek yang menjanjikan.

Apalagi orang yang hidup di era modern menginginkan semuanya praktis. Bisnis ini bisa dimulai dengan modal yang tidak terlalu besar untuk pembelian peralatan.

Sebagian besar bisnis Laundry memilih sistem Laundry kilo dengan kisaran Rp. 6.000 hingga Rp. 7.000 per kilogram (kg).

Laundry kebanyakan per kilo. Rata-rata sehari di Surabaya 100 kilogram (kg). Di Surabaya untuk mencuci, mengeringkan, menyetrika Rp6.500 per kilogram (kg)

Potensi bisnis laundry saat ini berkembang pesat. Dia juga mengungkapkan bahwa hanya butuh beberapa hari untuk mendapatkan modal awalnya kembali.

Keuntungan bisnis laundry cukup besar, satu minggu bisa mengembalikan Rp. 500 ribu jika area strategis dan layanannya bagus, pasti akan dicari.

Tips Memulai Bisnis Laundry Modal Kecil

Selain itu, dalam mengembangkan bisnis Laundry, pebisnis dituntut untuk aktif menggelar promosi. Ini dilakukan agar target bisnis tertarik menggunakan layanan Laundry.

Pengembalian modal tergantung pada kecepatannya. Jika ingin cepat mengembalikan modal dia harus bekerja keras, promosi juga harus intens.

Saat ini bisnis laundry menjadi pilihan banyak orang karena potensi bisnis yang menjanjikan.

Dijamin lho, banyak teman kita mengundurkan diri karena laundry. Mereka lebih memilih bisnis laundry daripada menjadi karyawan.

Bisnis Laundry juga perlu memperhatikan lokasi bisnis mereka sehingga bisnis dapat bertahan lama. Beberapa lokasi strategis ditargetkan seperti kampus, asrama, dan area kantor.

Omzet yang dihasilkan dari bisnis jasa Laundry juga tidak sedikit. Jumlahnya bisa menyentuh hingga belasan atau bahkan puluhan juta.

Omzet per bulan rata-rata membayar 5 hingga 7 karyawan di atas Rp. 15 juta. Kalau cucian besar saya sudah mendengar paling banyak 2 ton per hari, dihitung hanya per kilo, misalnya Rp. 7.000.

Bisnis Laundry jangan hanya melayani baju dan celana saja tetapi cobalah Laundry yang jarang orang melakukannya seperti Laundry sepatu, karpet, jaket, celana dalam, tas, helm, kasur, bantal, gorden, dan keset.

Tips memulai usaha bisnis laundry :

1. Hitung modal yang dibutuhkan
Modal yang diperlukan untuk membuka bisnis Laundry bervariasi, tergantung pada jumlah mesin cuci dan peralatan yang Anda butuhkan selama bisnis ini.

Untuk mengetahui jumlah total modal, lakukan survei ke toko sehingga Anda tahu harga sebenarnya dari peralatan yang dibutuhkan. Selain itu, jangan lupa untuk menanyakan harga kebutuhan lain seperti deterjen dan pewangi.

Ada baiknya jika Anda membeli deterjen dan pewangi dalam jumlah besar untuk mendapatkan harga yang lebih murah untuk memotong pengeluaran.

2. Buat daftar peralatan yang dibutuhkan
Efektivitas dan produktivitas bisnis Laundry Anda ditentukan oleh apakah peralatan yang digunakan lengkap atau tidak. Peralatan yang dimaksud di sini adalah mesin cuci multifungsi yang dapat melakukan beberapa tugas sekaligus. Mulai dari mencuci, membilas hingga mengeringkan.

Pilih merek mesin cuci yang berkualitas. Mahal asalkan kualitasnya lebih baik karena barang yang berkualitas biasanya tahan lama dan tahan lama. Akibatnya, Anda tidak perlu mengganti mesin cuci setiap tahun untuk menghemat lebih banyak uang.

3. Pilih bahan yang berkualitas
Bahan yang dimaksud bukanlah pembuat mesin cuci, tetapi bahan pembersih, pelembut dan pewangi yang digunakan dalam pakaian. Sama seperti saat membeli mesin cuci, Anda juga harus berhati-hati dalam memilih bahan yang digunakan untuk meningkatkan kualitas cucian.

Selain kualitas, Anda juga harus memperhatikan harga peralatan pendukung. Sebab, harga produk ini akan mempengaruhi harga cucian kilo Anda.

Agar biaya cucian yang dibayar oleh konsumen tidak terlalu mahal, Anda harus memilih bahan dengan harga murah tetapi kualitasnya tidak murah.

4. Pilih lokasi yang mudah dijangkau
Sama seperti bisnis pada umumnya, Anda juga harus memperhatikan lokasi bisnis laundry yang sedang digarap. Pilih lokasi yang strategis dan mudah dijangkau untuk menghadirkan lebih banyak konsumen.

Lokasi di sekitar perumahan, kantor atau area kampus adalah tiga lokasi yang paling baik membuka usaha Laundry. Suasana di tiga tempat ini biasanya sangat ramai, sehingga peluang Anda untuk mendapatkan pelanggan akan terbuka lebar.

5. Menyediakan berbagai layanan
Saat ini, bisnis Laundry hadir dengan berbagi jenis atau layanan. Salah satunya adalah layanan menyetrika. Setelah pakaian bersih dan wangi, pakaian akan disetrika, sehingga siap digunakan.

Untuk meningkatkan layanan, Anda dapat menyelesaikan bisnis Laundry dengan layanan antar-jemput. Cukup dengan menelepon, kain kotor yang dimiliki konsumen siap untuk diambil, lalu dikirim lagi saat sudah bersih.

Jika Anda tertarik untuk menyediakan layanan antar-jemput, Anda harus mempertimbangkan lokasi di mana konsumen tinggal sehingga operasi bisnis Laundry efektif dan efisien.

6. Melayani konsumen dengan cara yang ramah dan profesional
Jumlah persaingan dalam bisnis Laundry sangat ketat. Jika Anda tidak dapat memberikan layanan yang memuaskan, pelanggan Anda akan ditangkap oleh pesaing.

Karena itu, perlakukan pelanggan seperti raja dan ratu. Layani mereka dengan ramah dan profesional, sehingga mereka senang untuk kembali lagi nanti.

Selain itu, sediakan juga fasilitas yang memadai seperti ruang tunggu dan Wi-Fi. Sambil menunggu Laundry dikemas oleh karyawan, konsumen dapat beristirahat dan menikmati internet gratis yang disediakan.

Di Bondowoso telah menjamur usaha laundry, tengah kota puluhan kios mendirikan laundry. Kesibukan seseorang yang membuat orang tidak sempat cuci pakaiannya sendiri. Itu berarti tidak hanya kota besar saja bisnis laundry sukses, kota kecil pun bisa.

Setiap usaha bisnis pasti ada kelebihan dan kekurangannya, kelebihan sudah kami paparkan di atas. Untuk kelemahan usha laundry setiap pengusaha beda-beda jadi silahkan praktekkan atur manajemen bisnis anda.

Sumber : Detik dan jawapos

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel