Tips Sukses Berwirausaha Tanpa Modal Uang 100% Jitu

Tips Sukses Berwirausaha - Apakah mungkin untuk memulai sebuah usaha tanpa modal? Tentu saja bisa! Kamu bisa mencoba usaha-usaha kekinian tanpa modal. Lantas bagaimana cara menjadi pengusaha hanya modal dengkul?

Memang tak dapat dihindari, bahwa untuk memulai wirausaha dan bisnis, orang membutuhkan uang sebagai modal awalnya.

Menurut tren, jumlah pekerja yang mulai menikmati menjadi wiraswasta / karyawan di rumah ini akan terus bertambah. Sementara itu, jumlah orang yang suka bekerja dari jam 8 - 5 sore akan menurun.

Meskipun tren ini hanya terlihat di negara-negara maju, itu sudah mulai terasa di negara seperti kita. Alasannya banyak. Kemudahan akses yang disediakan oleh informasi, sains dan teknologi adalah pemicunya.

Selain itu, kekacauan sosial, seperti kemacetan di ibu kota, adalah salah satu pertimbangannya. Yang juga menjadi pemicu adalah kesadaran masyarakat tentang pentingnya waktu yang berkualitas dengan keluarga mereka.

Apa yang perlu dipersiapkan jika Anda ingin mulai menjadi wiraswasta ini? Jika sampai hari ini Anda masih seorang karyawan, mulailah dulu. Jangan keluar.

Usaha modal kecil dengan keuangan minim banyak di lakukan oleh mereka yang ingin cepat mendapatkan untung, tapi jika anda telah memiliki skill berbisnis tanpa di pungkiri modal dengkul pun cukup. Anda bisa membantu jual barang milik orang lain (dropship/reseller) tanpa ada uang di muka.

Ini seperti orang melangkah, satu kaki untuk memegang, dan yang lainnya untuk mencoba langkah baru. Pertanyaan lain adalah bahwa memang statusnya sudah bukan karyawan. Mau tidak mau kita harus habis-habisan.

Terlepas dari masalah status, tetapi prinsip yang harus kita andalkan adalah: "Semua orang hidup dengan menjual sesuatu darinya". Artinya, jika kita ingin karyawan, majikan, atau bekerja sendiri, kita masih penjual.

Usaha modal 1 juta kami rasa anda bisa melakukannya, tak ada pembisnis besar yang menaruh modal besar di awal karir berwirausaha.

Masalah yang kami jual adalah kompetensi (layanan profesional) atau bisnis, itu hal lain. Namanya penjual, tentu ada tuntutan dasar yang harus kita penuhi agar semuanya lancar, termasuk:

Membedakan plus minus
Selain harus dapat menyajikan karya berkualitas yang dapat diterima, kita harus mampu menghadirkan pembeda plus. Bisa dari cara yang mudah dan halal, misalnya kecepatan, kebaikan, atau kedekatan.

Jaringan
Pertahankan dan tambahkan ke jaringan Anda, apakah terkait langsung atau tidak, dan apakah secara langsung atau melalui seseorang yang Anda kenal. Jaringan adalah produk.

Fleksibel dan kreatif.
Ini adalah kunci kemenangan kami dibandingkan dengan perusahaan. Mereka sulit untuk fleksibel dan kreatif. Jadi, kita harus menjadi penjual yang fleksibel dan kreatif.


Belajar
Tanpa belajar, dengan sendirinya kita akan kehilangan, mandek, atau mati. Mengapa? Permintaan orang lain terus tumbuh, sementara pesaing juga meningkat. Belajar adalah menciptakan perubahan berdasarkan pengalaman atau pengetahuan.

Jaga Keseimbangan
Ini sumber kesehatan. Kesehatan adalah bantuan paling mendasar. Jika kita banyak duduk, kita harus meluangkan waktu untuk berjalan. Jangan mengorbankan kesehatan sehingga nantinya kita akan mengorbankan banyak hal untuk kesehatan.

Selain itu, jika kegiatan kami memang diharapkan menjadi sumber penghasilan utama, Anda tidak hanya memiliki satu pegangan. Temukan 2-3 warna atau jenis, yang penting untuk diukur dan saling mendukung.

Sumber :
Baca Juga

Hanya berbagi Informasi Saja, Nggak Aneh-Aneh kok. Yuukk... Ngopi ke Bondowoso, Tapi Jangan Ngajak Si Anida Yaa.