Pilih Kerja Kantoran atau Wirausaha?

Kerja Kantoran atau Wirausaha - Dapat menjadi bos bagi diri Anda sendiri, waktu kerja yang fleksibel, dan penghasilan tak terbatas adalah bagian dari iming-iming yang "ditawarkan" ketika menjadi wirausaha.

Memang menggoda, tetapi untuk bisa menjalankannya dengan sukses, Anda harus mengetahui pro dan kontra bekerja sebagai karyawan dan menjadi pengusaha.

Bekerja untuk organisasi atau perusahaan yang menawarkan sistem dan sumber daya yang jelas untuk mendukung pekerjaan Anda. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan penghasilan tetap setiap bulan dan berbagai fasilitas.

Tapi tentu saja, sebagai karyawan atau pegawai harus "tunduk" ke semua peraturan, suka atau tidak suka. Sebaliknya, jika Anda melakukan bisnis Anda sendiri, meskipun Anda memiliki lebih banyak kebebasan, Anda harus membuat sistem Anda sendiri, memiliki disiplin diri dan komitmen yang kuat, dan siap untuk tidak memiliki penghasilan tidak teratur.

Harus diingat juga, kelenturan waktu bukan berarti Anda lebih santai. Memang Anda tidak memiliki jam kantor, tetapi Anda sebenarnya harus siap 24 jam untuk mengurus bisnis Anda.

Pertanyaan-pertanyaan berikut dapat membantu Anda mengidentifikasi diri sendiri, apakah Anda bisa menjadi bos untuk diri sendiri.

1. Apakah Anda suka bekerja sendiri? Orang yang bekerja untuk diri mereka sendiri biasanya lebih bahagia jika mereka dapat bekerja secara mandiri dan memiliki kendali penuh atas pekerjaan mereka.

2. Apakah Anda memiliki disiplin diri dan kegigihan? Anda harus tegas tentang diri sendiri, karena memiliki bisnis sendiri berarti bertanggung jawab setiap saat untuk menyelesaikan sesuatu. Jika Anda tidak disiplin dan sering menunda pekerjaan, bisnis Anda bisa hancur.

3. Apakah Anda siap menjadi pembuat keputusan tunggal? Karena Andalah yang harus bertanggung jawab atas semua keputusan besar atau kecil yang harus dilakukan dan konsekuensinya.

4. Apakah Anda memiliki kemampuan untuk berorganisasi? Menjadi seorang wirausaha mengharuskan Anda untuk merencanakan segalanya, mulai berbagi waktu, kegiatan apa yang perlu dilakukan untuk mengembangkan bisnis, menyelesaikan administrasi, dan membeli alat yang diperlukan untuk mendukung bisnis Anda.

5. Bisakah Anda "memasarkan" diri sendiri dengan membangun jaringan? Kebanyakan orang yang bekerja sendiri biasanya tidak suka jaringan. Meskipun ini adalah hal yang sangat penting sehingga orang tahu apa yang Anda tawarkan dan ingin bekerja sama dengan Anda. Tanpa jaringan, bisnis Anda akan berjalan di tempatnya.

kantor pengusaha

Jika Anda yakin bahwa Anda memiliki kualitas yang diperlukan untuk melakukan bisnis Anda sendiri, pastikan Anda memiliki dan memiliki hal-hal berikut ketika Anda memulai bisnis Anda:

1. Pastikan Anda menyukai apa yang akan Anda lakukan, karena inilah yang akan Anda lakukan dari hari ke hari. Hasil terbaik hanya dapat dicapai jika Anda bekerja dengan cinta.

2. Buat Rencana Bisnis yang jelas, termasuk tentang risiko yang akan Anda hadapi dan rencana cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Juga termasuk rencana keuangan untuk mendukung bisnis Anda.

3. Pastikan Anda memiliki sistem pendukung yang memadai. Ada kalanya Anda tidak bisa melakukan semua pekerjaan sendirian. Karena itu siapkan "bala bantuan" dari keluarga atau kolega Anda dari bidang yang sama untuk membantu Anda saat dibutuhkan.

4. Jangan lupa untuk menyiapkan jaring pengaman dalam hal keuangan. Ketika bekerja untuk diri sendiri, tidak ada jaminan ketika Anda sakit atau pensiun nanti. Pikirkan dan siapkan rencana untuk menanganinya sejak awal sehingga Anda tidak perlu bingung nantinya.

Sumber :
Baca Juga

Hanya berbagi Informasi Saja, Nggak Aneh-Aneh kok. Yuukk... Ngopi ke Bondowoso, Tapi Jangan Ngajak Si Anida Yaa.