Keberkahan Menikahi Janda

Keberkahan Menikahi Janda - Istilah untuk seorang wanita yang telah bercerai atau meninggal oleh pasangan nikahnya biasanya disebut janda.

Status janda atau duda cenderung dibarengi dengan konotasi negatif di mata masyarakat Timur. Apalagi yang memicu status ini adalah perceraian.

Namun belakangan ini, status janda telah maju, di mana pria mencari pasangan janda tidak sedikit, karena mereka berpengalaman dan lebih dewasa. Selain itu, bisa jadi pria berniat mendukung dengan hati yang tulus.

Keberkahan Menikahi Janda

Islam tidak melarang hal ini. Bahkan dalam menikahi seorang janda ada suatu kebajikan. Seperti hadis Nabi Muhammad Shallallahu aih alaihi wasallam:



Imam Nawawi dalam al Minhaj Syarh Shahih Muslim menyatakan bahwa apa yang dimaksud dengan "armalah" dalam hadits adalah bahwa ia tidak memiliki suami, apakah telah menikah sebelumnya atau belum menikah sama sekali. Beberapa sarjana berpendapat bahwa "armalah" adalah seseorang yang tidak memiliki ketentuan (karena kemiskinan) yang disebabkan oleh kematian suami.

Hadits menjelaskan bahwa perumpamaan tentang seseorang yang menikahi seorang janda bagaikan jihad di jalan Allah. Hadiah dan peluang luar biasa ini berlaku bagi siapa saja yang ingin mendapatkan hadiah jihad. Ibn Batal di Syarh Shahih al Bukhari berkata:



Penjelasan hadits dan informasi di atas dapat menjadi motivasi bagi seseorang yang bercita-cita untuk memberikan janda. Terutama janda yang memiliki anak, yang biasa disebut anak yatim. Ada berkah khusus bagi seseorang yang menikahi seorang janda karena dia ingin membantu anaknya.

Sebagai kebajikan besar dalam mendukung anak yatim. Dari Sahl Ibn Sa'ad, dari Nabi Muhammad sallallaahu aih alaihi wasallam, bersabda:


Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel