Jangan Niat Menikahi Sang Janda Karena Ingin Menolong, Istri Sendiri Kau Jandakan

Menikahi Janda - Dalam hal menikah, memang pilihan anak perempuan harus dikedepankan. Gadis-gadis lebih segar, kata-kata lebih lembut bagi suami karena mereka belum menikah sebelumnya, lebih subur, dan lebih dapat menerima sejumlah kecil pendapatan dari suami, baik secara fisik dan mental.

Ini sebagaimana dipahami dari salah satu dari kata-kata Nabi berikut:

“Hendaklah kalian menikah dengan gadis karena mereka lebih segar baunya, lebih banyak anaknya (subur), dan lebih rela dengan yang sedikit” (H.R. Baihaqi)

Namun, tidak ada larangan untuk menikahi seorang janda, baik seorang janda yang bercerai atau ditinggalkan oleh suaminya, memiliki anak atau tidak. Selama itu membawa manfaat atau kebaikan, itu tidak menjadi masalah karena Nabi pertama kali menikahi Ummu Salamah yang merupakan anak dari suami sebelumnya. Ini seperti yang dikatakan oleh Imam an-Nawawi:

“Dan disunnahkan tidak menikahi janda yang memiliki anak dari suami terdahulu “kecuali adanya kemaslahatan”. Dalam hal ini al-Mutawali mengatakan bahwa kesunnahan tidak menikahinya dibatasi dengan kalimat “kecuali ada kemaslahatan”. Hal ini karena Rasulullah saw dulu menikahi Ummu Salamah ra sedang ia memiliki anak dari hasil pernikahannya dengan Abi Salamah ra” (Muhyiddin Syarf an-Nawawi, Raudlah ath-Thalibin, Bairut-al-Maktab al-Islami, 1405 H, juz, 7, h. 19)

Bahkan pilihan janda bisa menjadi pilihan terbaik jika mengandung bahan alami. Karena pilihan untuk menikahi seorang janda menjadi sunnah selama itu membawa manfaat adalah sunnah sebagaimana dikonfirmasi dalam pandangan sekolah Syafi'i dan Hanbali.
(Wizarah al-Auqaf wa Asy-Syuunun Kuwait Al-Islamiyyah, al-Mausu'ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, 2 cet, juz, 41, p. 228)


Sekalipun pilihan Anda menikahi seorang janda yang memiliki anak dan dengan tulus bermaksud membantu janda itu dan memberikan kasih sayang kepada si anak, maka jelas ini mengandung manfaat luar biasa.

Dan kami percaya bahwa apa yang Anda lakukan akan mendapatkan hadiah yang layak dari Allah SWT. Saran kami adalah berpikir dengan hati-hati jika Anda akan menikahi seorang janda, jika ternyata membawa kebaikan maka menikahinya adalah yang terbaik.
Sumber :
Baca Juga

Hanya berbagi Informasi Saja, Nggak Aneh-Aneh kok. Yuukk... Ngopi ke Bondowoso, Tapi Jangan Ngajak Si Anida Yaa.