Sejarah dan Pengertian Kewirausahaan Yang Sebenarnya

Sejarah dan Pengertian Kewirausahaan - Kewirausahaan adalah perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian, dan pengambilan risiko dari suatu usaha bisnis. Pengusaha adalah seseorang yang terlibat dalam kewirausahaan.

Pengusaha berbeda dari manajer. Seorang manajer dapat menjalankan bisnis orang lain dan memproses sumber daya orang lain. Tetapi seorang pengusaha mempertaruhkan sumber dayanya sendiri dan mengambil risiko pribadi untuk kesuksesan atau bahkan kegagalan bisnisnya.

Manajer juga berurusan dengan koordinasi proses produksi yang telah berjalan. Sementara itu menurut Paul H. Wilken, kewirausahaan adalah "fenomena terputus-putus, muncul untuk memulai perubahan dalam proses produksi dan kemudian menghilang sampai muncul lagi untuk memulai perubahan lain.

Salah satu perbedaan mencolok antara pengusaha dan pekerja adalah bahwa pengusaha selalu berpikir untuk menciptakan bisnis sementara pekerja berpikir mereka sedang mencari pekerjaan. Pengusaha ini sangat senang ketika diundang untuk berbicara tentang menciptakan bisnis dan ide bisnis baru.

Kewirausahaan secara historis telah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad ke-16, sedangkan di Indonesia itu hanya dikenal pada akhir abad ke-20. tidak pandai.


Pendidikan kewirausahaan dimulai pada 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika dan Kanada. Bahkan sejak tahun 1970-an banyak universitas mengajarkan kewirausahaan atau manajemen bisnis kecil. Pada 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan.

Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari hanya terbatas pada sekolah atau perguruan tinggi tertentu. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan melalui pendidikan formal dan pelatihan di semua tingkatan komunitas kewirausahaan telah berkembang.

Kewirausahaan secara harfiah terdiri dari kata-kata dasar kewirausahaan yang mendapatkan awal dan akhir, sehingga kewirausahaan dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan kewirausahaan. Sedangkan Wira berarti keberanian dan upaya berarti kegiatan bisnis komersial atau non-komersial, sehingga kewirausahaan juga dapat diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melakukan kegiatan bisnis.

Dalam bahasa Inggris kewirausahaan adalah enterpenuer, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Richard Cantillon, seorang ekonom Perancis. Menurutnya, wirausaha adalah "agen yang membeli alat produksi dengan harga tertentu untuk menggabungkan mereka". Dalam waktu yang tidak terlalu jauh, ekonom Prancis lainnya, Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon ke konsep wirausaha sebagai pemimpin. Secara umum, ada banyak definisi yang dikemukakan oleh para ahli, mengenai kewirausahaan, yang diambil dari berbagai sumber:

  • Pinchot: Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menginternalisasi bakat, teknik, dan peluang yang ada.
  • Thomas W Zimmerer: Kewirausahaan adalah aplikasi kreativitas dan inovasi untuk menyelesaikan masalah dan upaya untuk memanfaatkan peluang yang dihadapi setiap hari.
  • Richard Cantillon (1775), misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai wirausaha. Seorang pengusaha membeli barang saat ini dengan harga tertentu dan menjualnya di masa depan dengan harga yang tidak pasti. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian.
  • Peter Drucker, kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Orang yang melakukan kegiatan wirausaha disebut pengusaha. Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (wirausaha) memiliki cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka memiliki motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait erat dengan nilai-nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia yang unggul.
Sumber :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel