Mantan Koruptor Nyaleg Bukan dari Partai Gerindra Yang Terbanyak Versi Data KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis daftar calon legislator (kandidat) yang merupakan mantan koruptor yang bertarung dalam Pemilu 2019. Calon legislatif memperebutkan DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten / Kota.

"Ketentuan Pasal 182 dan Pasal 240 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengharuskan kandidat legislatif dengan status mantan narapidana mengumumkan status mereka secara publik," kata Komisaris KPU Ilham Saputra pada konferensi pers di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (1 / 30).

Berdasarkan data yang dihimpun oleh KPU, ada 49 mantan koruptor yang dicalonkan dalam Pemilu 2019. Dari jumlah itu 40 orang dicalonkan 12 partai politik untuk DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten / Kota. Sedangkan sembilan orang mencalonkan diri untuk DPD RI.

Dari 12 partai politik, Golkar adalah partai terbesar yang mencalonkan mantan koruptor dalam Pemilu 2019. Partai berlambang beringin telah mencalonkan delapan mantan koruptor. Empat orang untuk kandidat DPRD provinsi, empat lainnya untuk kandidat DPRD kabupaten / kota.

Posisi kedua adalah Partai Gerindra dengan enam mantan koruptor. Tiga kandidat untuk DPRD Provinsi. Tiga orang lainnya untuk DPRD Kabupaten / Kota.

Posisi ketiga ditempati oleh Partai Hanura dengan lima mantan koruptor. Tiga kandidat untuk DPRD Provinsi. Dua kandidat untuk DPRD Kabupaten / Kota.


Posisi keempat ditempati oleh tiga partai politik, yaitu Partai Demokrat, PAN, dan Bekerja dengan masing-masing dari empat mantan kandidat korup. Untuk Demokrat, empat mantan kandidat korup dicalonkan untuk DPRD Kabupaten / Kota.

Sedangkan PAN, satu calon mantan korup dicalonkan untuk DPRD Provinsi dan tiga untuk DPRD Kabupaten / Kota. Untuk Partai Kerja, dua mantan kandidat korup dicalonkan untuk DPRD Provinsi dan dua kandidat untuk DPRD Kabupaten / Kota.

Posisi keempat ditempati oleh tiga partai politik yaitu Partai Garuda, Perindo dan PKPI dengan masing-masing dari dua mantan kandidat koruptor. Untuk Garuda, dua mantan kandidat korup dicalonkan untuk DPRD Kabupaten / Kota.

Sedangkan Perindo, satu calon mantan korup dicalonkan untuk DPRD provinsi dan satu calon dicalonkan untuk DPRD Kabupaten / Kota. Untuk PKPI, dua mantan kandidat korup dicalonkan untuk DPRD Kabupaten / Kota.

Posisi kelima ditempati oleh tiga partai politik yaitu PDIP, PKS, dan PBB dengan masing-masing mantan kandidat koruptor. PDIP mencalonkan satu mantan koruptor untuk kandidat DPRD Provinsi.

Sementara itu, mencalonkan satu mantan koruptor untuk calon DPRD Kabupaten / Kota. PBB menominasikan satu mantan koruptor untuk kandidat DPRD provinsi.

data kpu : https://www.kpu .go.id/index.php/post/read/2019/7124/KPU-RI-Umumkan-49-Caleg-Mantan-Terpidana-Korupsi

Artikel Terkait

Load comments