Kubu Prabowo Sandi Ubah Visi Misi di Tolak, Kubu Jokowi Ma'ruf Ubah Foto tidak di Tolak KPU

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan revisi visi misinya yang ditolak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Padahal Jokowi-Ma'ruf Amin juga mengubah fotonya untuk surat suara, itu tidak ditolak oleh KPU.

Menanggapi hal ini, Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan bahwa ada dua hal berbeda tentang mengubah foto dengan visi dan misi.

"Karena perubahan dalam visi dan misi dokumen dan program dengan memvalidasi data foto surat suara adalah hal yang berbeda," kata Wahyu saat dihubungi, Sabtu (12/1).

Wahyu menjelaskan bahwa visi dan misi adalah syarat wajib bagi pasangan calon saat mendaftar sebagai calon presiden dan wakil presiden. Padahal untuk foto tidak wajib. Jadi Prabowo-Sandi juga bisa jika dia ingin mengubah fotonya.

"Karena visi dan misi adalah program dan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen untuk mencalonkan kandidat," katanya.

Sehingga saat ini tahapan pencalonan capres dan cawapres telah berlalu. Sudah dalam tahap kampanye. Sehingga memang tidak diperbolehkan untuk mengganti atau meningkatkan visi dan misi pasangan presiden dan wakil presiden.


"Karena tahapannya sudah lewat, jadi tidak bisa diperbaiki," pungkasnya.

Deputi Ketua Dewan Penasihat Badan Kemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid, mengatakan bahwa revisi visi dan misi sebenarnya hanya penajaman. Tidak ada yang berubah.

Maka ia mempertanyakan alasan mengapa KPU menolak revisi visi dan misi yang dilakukan oleh Prabowo-Sandi. Hidayat mengatakan, kondisi ini berbanding terbalik. KPU tidak mempertanyakan kapan Jokowi-Ma'ruf Amin mengubah gambarnya menjadi surat suara Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Sumber : https://www.jawapos.com/nasional/politik/12/01/2019/pergantian-foto-jokowi-maruf-dipermasalahkan-ini-reaksi-kpu

Artikel Terkait