Penyebar Video Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas di Tangkap, Keluarga Minta Maaf

Keluarga penyebar video Ma'ruf Amin mengenakan setelan Santa yang ditangkap oleh polisi di Lhokseumawe meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh tersangka S. Paman S mengatakan tindakan keponakannya tidak direncanakan.

"Saya, sebagai keluarga korban, meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh tersangka. Kami yakin tindakan itu tidak direncanakan," kata Paman S, Bahar, ketika ditemui oleh AFP di Kantor Polisi Lhokseumawe, Kamis (27/12). 2018).

Dia mengaku terkejut mendengar berita penangkapan salah satu anggota keluarganya. Saat itu, tersangka ditangkap di sebuah pesantren di Kabupaten Muara Batu, Aceh Utara.

"Dia adalah seorang guru di salah satu pesantren di Kecamatan Muara Batu. Kami tahu bahwa dia tidak melakukan apa-apa. Dia juga tidak terlibat dalam politik praktis," kata Bahar.

Bahar menganggap keponakannya memiliki kepribadian yang baik. Kehidupan sehari-hari para tersangka dari Kecamatan Nisam tidak pernah ke mana pun. Tersangka yang belum menikah hanya fokus pada pengajaran bacaan di sekolah-sekolah Islam di daerah Muara Batu.


"Dia lulus dari sekolah menengah pertama. Di pesantren dia sudah ada selama 15 tahun. Kehidupan sehari-harinya tidak ke mana-mana. Dia hanya orang biasa. Kami minta maaf sebesar-besarnya. Nanti ia juga akan membuat pernyataan permintaan pribadi," Bahar ditambahkan. .

Sebagai informasi, beredar video Kiai Ma'ruf Amin mengenakan kostum Santa sambil mengucapkan selamat Natal dan tahun baru. Video Santa Claus Ma'ruf disebarkan melalui WhatsApp dan media sosial.

Video ini adalah versi yang diedit dari video Ma'ruf Amin sambil mengucapkan selamat Natal, yang juga diedarkan di media sosial. Namun dalam video aslinya, Ma'ruf mengenakan pakaiannya yang khas, kemeja putih dipadukan dengan jas hitam, sorban putih dan topi.

Kemudian, penyebar video Ma'ruf Amin dalam kostum Santa ditangkap oleh polisi di Aceh Utara, Aceh. Setelah diperiksa selama 24 jam, pria itu bernama tersangka.

"Kami telah memeriksa dan mengambil kasus itu. Pria dengan inisial S, kemudian kami menetapkan dia sebagai tersangka dan ditingkatkan pada tahap penyelidikan," kata Kask Reskrim Polres Lhokseumawe Iptu Riski Adrian kepada AFP, Kamis (27/12).

Sumber : https://news.detik .com/berita/4361388/keluarga-penyebar-video-maruf-amin-berkostum-sinterklas-minta-maaf

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.