Kolaborasi di Kehidupan Sosial Politik

Kolaborasi di Kehidupan Sosial Politik - Landasan kehidupan sosio-politik masyarakat Indonesia adalah prinsip keempat Pancasila yang berbunyi "Popularisme dipimpin oleh kebijaksanaan kebijaksanaan dalam pertimbangan perwakilan". Perilaku politik harus didasarkan pada nilai-nilai kebijaksanaan, kebijaksanaan, konsultasi dan representasi. Ini semua adalah bagian dari kerja sama timbal balik.

Prinsip keempat Pancasila pada prinsipnya menekankan bahwa bangsa Indonesia akan terus memelihara dan mengembangkan semangat musyawarah dalam representasi. Bangsa Indonesia akan terus mempertahankan dan mengembangkan kehidupan demokrasi.

Bangsa Indonesia akan mempertahankan dan mengembangkan kebijaksanaan dan kebijaksanaan dalam musyawarah. Konsultasi memancarkan keinginan untuk menghadirkan sebuah negara bersatu yang dapat mengatasi pemahaman individu dan kelompok, sebagai cerminan dari semangat keluarga pluralitas bangsa Indonesia dengan mengakui adanya "persamaan / kesetaraan dalam perbedaan.

Konsultasi adalah prosedur kepribadian khas Indonesia untuk merumuskan atau memutuskan sesuatu berdasarkan kehendak rakyat, sampai keputusan dicapai berdasarkan kesepakatan atau konsensus. Representasi adalah suatu sistem dalam arti bahwa prosedur (prosedur) berusaha untuk berpartisipasi dalam mengambil bagian dalam kehidupan negara, antara lain dilakukan melalui badan perwakilan.

Kebijaksanaan kebijaksanaan adalah untuk mencerminkan tujuan seperti yang diinginkan oleh pembukaan ulang tahun ke 45. Ini berarti bahwa komposisi NKRI dengan kedaulatan rakyat harus didasarkan pada nilai-nilai ilahi. kemanusiaan, persatuan, konsultasi dan keadilan.

Kolaborasi di Kehidupan Sosial Politik
Dasar untuk menolak pelaksanaan kehidupan sosial-politik bangsa Indonesia adalah kerja sama mutual yang tercermin dalam proses pengambilan keputusan di lembaga-lembaga negara dan organisasi masyarakat dengan cara musyawarah untuk mencapai konsensus. Setiap orang yang berunding bekerja sama untuk menemukan kesepakatan untuk mengatasi masalah tersebut.

Membangun konsensus sebagai hasil musyawarah akan berhasil jika mengembangkan rasa saling menghormati dan tidak memaksakan kehendak pada siapa pun. Melalui musyawarah, keputusan yang diambil adalah keputusan bersama sehingga semua pihak juga bertanggung jawab untuk mengimplementasikan keputusan tersebut.

Kolaborasi di Bidang Kehidupan Sosial dan Politik, Mungkin hanya itu yang bisa saya katakan kurang lebih mohon maafkan karena saya juga manusia yang tidak bisa lepas dari kesalahan yang bisa saya berikan. Terima kasih atas buku kurikuler untuk memberikan informasi ini terlebih dahulu. Itu saja dan terima kasih sekali lagi.

Kami ingin mendengar pengalaman anda dan juga kritikan terkait artikel di atas, mohon untuk mengisi kolom komentar. Terima kasih telah mengunjungi website ini dan selalu kunjungi website bendebesah, jangan lupa share agar lebih bermanfaat.
Baca Juga

Hanya berbagi Informasi Saja, Nggak Aneh-Aneh kok. Yuukk... Ngopi ke Bondowoso, Tapi Jangan Ngajak Si Anida Yaa.