Begini Jadinya Orang Gangguan Jiwa jadi Sopir Truk

Truk Molen  muat adukan semen yang biasanya disopiri Thalib dijalankan oleh orang tak dikenal, yang kemudian diketahui mengalami gangguan mental.

Diambil untuk mengusir orang-orang gila, truk Molen memasuki parit Tokaya, Jalan Purnama II, Kecamatan Pontianak Selatan, Rabu (5/12) sekitar pukul 11:15 WIB.

Kronologis kejadian, awalnya sekitar pukul 11.00 WIB Talib memarkir truk Molen dengan kondisi mesin masih menyala, dalam proyek pembangunan jalan tidak jauh dari lokasi kejadian. Tepatnya di depan Citizen Gang Jalan Purnama II.

Menunggu pickup mengambil salinan mortir, ia minum dengan rekannya di lokasi yang tidak jauh dari truk Molen di tempat parkir. Sampai pengawas memerintahkannya untuk memasukkan meletakkan semen yang dibawanya.

"Tiba-tiba setelah itu orang tak dikenal memasuki mobil. Saya terkejut dan berkesempatan mengejar pelaku," kata Thalib.

Dia mengejar dengan meminta bantuan dari warga untuk mengendarai sepeda motor. Dia akhirnya menyusul truk itu. "Pelaku punya waktu untuk mengeluarkan kunci, dan menyelipkan roda ke sisi jalan, lalu turun dari mobil," kata Thalib.



Meski sudah diamankan, tidak butuh waktu lama bagi truk milik PT Citra Mndiri Rekayasa untuk roboh dan memasuki parit Tokaya.

Bhabinkamtibmas Kecamatan Kota Baru Polsek Pontianak Selatan Aipda Erwansyah menjelaskan, kejadian itu terjadi ketika truk Molen tiba sekitar pukul 11.15 WIB. "Kami mendapat informasi ini dari publik," katanya kepada Masyarakat Kalimantan Barat (Jawa Pos Group).

Berangkat dari informasi ini, ia langsung pergi ke TKP. Saat itu pelaku masih terjebak di truk Molen. Bersama warga, polisi mengeluarkan pelaku. "Kemudian dia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, untuk mendapatkan bantuan," jelasnya.

Menurut informasi yang diterima penduduk, tanpa sepengetahuan pengemudi truk Molen, orang-orang yang memiliki gangguan mental dilarikan.

Ketika pengemudi sedang makan dan mesin truk menyala. Truk tersebut dibawa oleh pelaku hingga persimpangan Jalan Harapan Jaya, sebelum akhirnya ditemukan memasuki parit.

Hingga kemarin polisi belum mendapatkan identitas. Pelaku masih menerima perawatan di rumah sakit. Berdasarkan informasi dari warga, pelaku dua hari lalu sudah sering berkeliaran di Jalan Purnama II.

"Menurut informasi warga sebelum menjalankan mobil ini, info malam sebelumnya dia (pelaku) juga merusak salah satu Surau di Jalan Purnama 1," tutup Erwansyah.

Demikian juga, Kepala Kantor Polisi Pontianak, Kompol Syarifah Salbiah, mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan identitas pelaku. Karena pelaku belum bisa berbicara. "Tidak ada cedera yang diderita oleh para pelaku sebagai akibat dari insiden itu," Salbiah menjelaskan.

Sumber : https://www.jpnn.com/news/orang-gangguan-jiwa-nyetir-truk-molen-begini-jadinya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel