Stonehenge Indonesia Ada di Bondowoso

Ayo ke Bondowoso - Stonehenge Indonesia - Tidak hanya di Inggris, struktur batu raksasa seperti Stonehenge ditemukan di Bondowoso. Hingga saat ini, struktur batu tersebut masih misterius. Popularitas situs megalitik Stonehenge di Inggris tidak diragukan lagi. Buktinya adalah banyak replika situs ini dibuat di negara lain, seperti Carhenge dan Foamhenge di Amerika, yang mengadopsi bentuk situs batu gantung ini. Tetapi di Bondowoso Anda akan menemukan aslinya, bukan buatan tangan manusia modern, namanya Batu Solor.

Semua orang pasti tahu tentang Stonehenge, situs batu raksasa bertumpuk di Amesbury di Wiltshire, Inggris. Namun tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia juga memiliki situs serupa.

Terletak di Desa Solor, Kecamatan Cermee, Bondowoso, Jawa Timur, penduduk setempat menyebutnya 'Betoh So'on'. Jika ditafsirkan, betoh so'on (batu so'on) adalah Batu-batunya memang menumpuk, diatur seperti batu dari Inggris. Masyarakat sekitar yang mayoritas berbahasa madura menyebutnya betoh so'on, betoh itu batu, dan so'on itu susun.

Namun, perjalanan menuju ke sana tidaklah mudah, Perlu usaha keras melewati medan yang menantang. Dibutuhkan sekitar 3 jam dari Bondowoso Square. Perjalanan mulai menantang ketika mulai memasuki desa Solor, Rute jalannya berupa tanah dan batu.

Mobil yang ditumpangi terpaksa menabrak jalan yang tidak rata. Kontur yang dilewati cukup menantang karena banyak tanjakan, belokan, dan turunan. Belum lagi jalan sempit yang hanya cocok untuk satu mobil.

Foto : Muzakki
Jika hujan, bersiap-siaplah ekstra hati-hati, karena tingkat kesulitan pasti akan meningkat. Lumpur jalan pasti akan menyulitkan roda-roda mobil berputar.

Jalan yang jelek pasti akan membuat kita bertanya-tanya kapan kedatangan ke Betoh So'on. Tentu saja, karena jalan yang jelek, kami harus menempuh belasan kilometer. Hiburan di tengah jalan hanyalah sebuah desa tempat tinggal yang masih asri dengan sawah dan ladang hijau. Ada juga hutan dan sungai yang mengalir.

Sudah bertanya pada warga apakah ada akses jalan lain ke Betoh So'on. Namun warga menjawab bahwa itu adalah satu-satunya jalan akses ke Betoh So'on, tidak ada jalan alternatif lain.

Tapi percayalah, merasa lelah selama perjalanan dan perasaan marah akan hilang ketika sampai di lokasi. Di lokasi nuansa hijau itu, Anda bisa melihat tujuh baris batu besar berdiri berjajar. Batu megalitik berada di dasar lembah. Batu itu hanya bisa dinikmati dari atas bukit.

Mereka yang ingin menikmati tidak dapat turun ke lembah karena jurang curam dan dalam yang terbentuk. Saya tidak tahu berapa meter tinggi batu ini henge van Java. Yang pasti, pada batu yang berfungsi sebagai pilar, masih ada lebih banyak batu di atasnya, seperti ditumpuk.



Benar-benar luar biasa. Selain pemandangan yang indah, kekaguman ini juga ada karena keajaiban dan kemegahan batu yang menumpuk tinggi.

Siapa yang menaruh dan mengatur batu-batu besar dan tinggi? Menurut penduduk setempat, mereka percaya bahwa Tuhan menaruh batu itu. Artinya, batu itu terbentuk dengan sendirinya tanpa campur tangan manusia.

Tidak apa-apa bagi penduduk untuk mengatakan itu, tetapi tampaknya tidak ada peneliti yang mencoba mencari tahu bagaimana batu besar dapat diatur dan ditumpuk sedemikian rupa. Mungkin nanti ada arkeolog yang tertarik untuk meneliti.

Mengacu kembali ke penamaan Batu Solor, penduduk setempat bahkan tahu situs ini dengan nama Batu Bersusun dan kadang-kadang juga disebut dalam bahasa Madura sebagai "So'on Batoh" kemudian karena lokasi penemuan itu di desa Solor maka tempat ini disebut Batoh So 'di Solor. Tidak hanya itu, keunikannya, ada cerita mistis lain yang ada di sana, dikatakan bahwa penduduk mengatakan ada satu batu berbentuk manusia yang tergeletak keluar, tempat ini sangat sakral oleh penduduk setempat.

Terlepas dari apakah cerita tersebut dipercaya oleh penduduk setempat, jelas bahwa situs Batu Solor memang memiliki potensi wisata yang besar jika itu berfungsi dengan baik. Buktinya adalah dengan fasilitas yang biasa-biasa saja sehingga banyak wisatawan yang bersedia melakukan perjalanan jauh dan merasa sulit hanya untuk melihat penampakan situs batu yang disebut sebagai Stonehengenya Indonesia.

Akses jalan menuju lokasi masih cukup sulit dilewati. Seorang pengelana harus melintasi kecamatan sebelum melewati perbukitan dan sawah dengan kondisi jalan yang rusak. Namun belakangan rute ke situs Stonehenge van Java telah mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten Bondowoso. Sejumlah jalan telah mulai diperbaiki yang bertujuan untuk membuat pengunjung nyaman pergi ke sana.

Untuk penginapan / hotel dekat wisata Stonehenge ini di bilang masih belum ada, walaupun ada itupun cukup jauh dari tempat wisata. Anada bisa menginap di rumah warga apabila itu sangat di perlukan.

Info terbaru terkait akses jalan menuju Stonehenge, wisatawan tak perlu khawatir. Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah memperbaiki infrastruktur jalan ke lokasi. Bahkan, hingga ke lokasi, jalannya mulus.

Sedangkan untuk tiket masuk. Hanya perlu untuk mencapai Rp 5.000 dan biaya parkir 2000 rupiah, pengunjung sudah dapat melihat keindahan Batu So'on, dan mengambil gambar sebanyak yang mereka inginkan, dari foto yang disediakan.

Terima kasih telah mengunjungi website ini dan selalu kunjungi website bendebesah, jangan lupa share agar lebih bermanfaat.

Artikel Terkait