Ajukan Kredit Jaminannya Foto dan Video Tanpa Busana

Bondowoso - Dalam menggunakan fasilitas kredit, pelanggan biasanya diminta memberikan jaminan dalam bentuk sekuritas untuk menjamin dengan benda-benda yang memiliki nilai jual tinggi. Tetapi apa yang terjadi jika jaminannya adalah foto tanpa busana sehelai pun?

Dikutip dari berbagai sumber, fenomena ini terjadi di China. Jaminan atau agunan diberikan sebagai syarat sebelum pelanggan mendapat kredit.

Milenium di sejumlah daerah di China telah menjadi 'korban'. Mereka melakukan ini karena mereka menganggap generasi milenium memiliki hasrat yang tinggi untuk berutang atau mendapatkan kredit, tetapi kemampuan dan akses mereka sangat rendah. Milenium dianggap sebagai generasi keputusasaan karena mereka tidak memiliki jaminan kapan mereka ingin mengajukan kredit.

Oleh karena itu, penyedia kredit memberikan kondisi halus yang mengharuskan calon pelanggan untuk mengirimkan foto-foto tanpa sehelai busana pelanggan sebagai jaminan. Jadi, jika pelanggan membayar terlambat, penyedia kredit mengancam untuk menyebarkan foto tanpa pakaian kepada keluarga dan teman-temannya.

Penyedia kredit ini dapat disebut rentenir, karena mereka menaruh bunga yang sangat tinggi, sehingga pelanggan yang telah mengundurkan diri merasa terjebak dalam utang yang semakin meningkat. Di Cina, layanan kredit ini dikenal sebagai "kredit telanj*ng".


Kasus ini memang terjadi dua tahun lalu, tepatnya tahun 2016. Jadi pada waktu itu ada 161 foto telan*ang wanita Tionghoa muda yang tersebar di dunia maya, diduga si penyebar adalah si pemberi pinjaman. Korban berusia 19 hingga 23 yang meminjam sekitar US $ 1.000 hingga US $ 2.000. Bahkan ada pemberi pinjaman yang meminta perempuan ini untuk melakukan hubungan s*ksual untuk melunasi pinjaman.

Karena berkembangnya layanan pinjaman tanpa basa-basi ini, regulator keuangan di China dengan cepat menindak pemasok kredit ilegal ini. Sejak itu, regulator mulai agresif melawan perusahaan pinjaman ilegal.

Otoritas keamanan publik di Shenzhen baru-baru ini membongkar sindikat yang sudah memiliki 300 pelanggan, atau lebih cocok menjadi korban. Sebagian besar korban meminjam uang untuk berjudi, serta gadget kosmetik. Bahkan seorang wanita dilaporkan berhutang hingga 1 juta yuan (US $ 147.200).

Seperti yang lain, dia diminta untuk mengirim video dan foto telanja*g ke anggota sindikat. Dia juga diminta berjanji untuk mengembalikan uang dalam waktu yang dijanjikan.

Polisi menemukan lusinan video yang disimpan di telepon seluler sindikat itu.

Kami ingin mendengar pengalaman anda dan juga kritikan terkait artikel di atas, mohon untuk mengisi kolom komentar. Terima kasih telah mengunjungi website ini dan selalu kunjungi website bendebesah, jangan lupa share agar lebih bermanfaat.

Source :
finance.detik .com/berita-ekonomi-bisnis/d-4322450/fenomena-di-china-ajukan-kredit-jaminannya-foto-dan-video-bugil

Artikel Terkait