Jenis-jenis Sholat Jama' dan Doa Sholat Jama'

Ayo ke Bondowoso - Arti dari istilah-istilah dan jenis-jenis jamaah Salat Jama - Doa jama 'berarti doa fardhu yang dikumpulkan atau digabungkan. Maksudnya doa Jama 'menggabungkan dua doa fardhu dan mengerjakannya pada satu waktu. Salat jama 'dapat dilakukan pada saat shalat pertama (jama' taqdim) dan pada saat doa kedua (jama 'ta'khir). Hukum jama'ah diperbolehkan bagi orang-orang yang berada dalam keadaan darurat, seperti dalam perjalanan panjang.

Ketentuan ini sesuai dengan hadis Nabi yang diriwayatkan oleh para imam Muslim:

"Dari Anas ra dia berkata: Jika Nabi Muhammad (SAW) ingin beribadah" di antara dua doa sementara dalam perjalanan, ia mengakhiri sholat Zuhur hingga awal waktu Asar, lalu ia menyembah 'di antara keduanya' ( HR Muslim)

1. Doa Jama 'Taqdim.
Shalat Jama 'taqdim adalah doa yang dilakukan dengan menggabungkan dua sholat fardhu dan dilakukan pada saat sholat pertama. Misalnya, salat Zuhr dan Ashar yang salah diadakan pada waktu Zuhr, jadi doa Maghrib dan doa Isha diadakan saat matahari terbenam.

Cara untuk melakukan jama 'taqdim adalah memprioritaskan doa pertama fardhu dan kemudian doa kedua, untuk berniat jama'a taqdim, dan mengusahakannya secara berturut-turut tidak dapat diselingi dengan tindakan lain. Setelah menyelesaikan sholat Zuhr, segera lakukan sholat Ashar serta setelah melakukan sholat Maghrib, langsung lakukan shalat Islami. tidak sulit bukan?



2. Doa Jama 'Ta'khir
Doa Jama 'Ta'khir adalah doa yang dilakukan dengan menggabungkan dua sholat fardhu dan dilaksanakan di detik atau terakhir kalinya. Misalnya, sholat Zuhur dan shalat Ashar diadakan pada saat Sholat Asar, serta Doa Maghrib dan Doa Isha'ah diadakan pada saat doa Isha.

Dalam prosedur pelaksanaan sholat Jama'ah, Anda tidak perlu memprioritaskan doa pertama. Adalah mungkin untuk mendahulukan doa pertama dan melakukan doa kedua atau sebaliknya.

Jika Anda ingin melakukan sembahyang Jama 'ta'khir, berniat untuk mengerjakan kedua Doa Fardh dengan cara yang sama'. Pelaksanaan dua sholat fardhu dilakukan secara berurutan, dan tindakan lain tidak dapat diganggu.

Setelah menyelesaikan sholat Asar, segera lakukan sholat Zuhur dan setelah melakukan sholat malam, segera lakukan salat matahari terbenam. Atau sebaliknya, setelah menyelesaikan sholat Zuhur, langsung melakukan sholat Ashar serta setelah melakukan sholat Maghrib, segera lakukan shalat Islami.

Kondisi untuk melakukan shalat jama adalah sebagai berikut:

1. Saat bepergian jauh, jaraknya tidak kurang dari 80.640 KM

2. Perjalanan yang dilakukan ditujukan dengan baik, bukan untuk kejahatan dan imoralitas.

3. Sakit atau dalam masalah.

4. Berdoa dalam nama 'adaan doa (uang tunai) bukan doa qada

5. Berniat untuk menyembah "ketika takbiratul ikram.

Terima kasih telah mengunjungi website ini dan selalu kunjungi website bendebesah, jangan lupa share agar lebih bermanfaat.

Artikel Terkait