Kisah Nabi Musa a.s. Menghadapi Kejamnya Fir'aun

Kisah Singkat Nabi Musa a.s. Menghadapi Firaun -Allah membantu Musa a.s - Nabi Musa a.s. Tuhan telah diberikan keajaiban, yaitu tongkat yang bisa digunakan sebagai ular. Musa a.s. Mampu memancarkan cahaya dan menjadi pelindung baginya dari rasa takut, dua mukjizat ini membuat Musa melawan Firaun dengan dukunnya.

Kedatangan Nabi Musa di Mesir membuat Firaun marah dan menuduhnya sebagai seorang penyihir yang ingin mengusir firaun dari negara itu. Musa mengingatkan Firaun. "Jangan bohong, kamu akan dihancurkan dan mendapat hukuman dari Allah SWT" Fir'aun dan tukang sihirnya masih berjuang dan menantang. Akhirnya, Musa melayaninya, dan berkata: "Kemudian, kumpulkan semua ahli sihir Anda, datang dalam kerumunan orang banyak, kita bertemu di suatu tempat".

 source img : http://indo.wsj.com/

Dihari perjumpaan itu, tukang sihir fir'aun berkata."Ya Musa! lemparkanlah tongkatmu lebih dahulu, atau kami yang akan memulai lebih dahulu?" Sahut musa,"Kamulah lebih dahulu" Lalu tukang sihir fir'aun melemparkan tali tali dan tongkat tongkatnya yang kemudian berubah menjadi ular menjalar mengelilingi Nabi Musa Di saat demikian, Allah swt berfirman






Artinya: Dan lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. �Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang�. [QS. THAHA 20:69]

Nabi Musa mengikuti perintah Allah swt, kemudian ia melemparkan tongkatnya, seketika itu jadilah ular besar merayap sambil memakan ular ular tukang sihir fir'aun. Kejadian ini membuat sebagian tukang sihir fir'aun mengaku kalah dan bersujud kepada tuhan. sebagaimana firman Allah swt :





Artinya : Lalu tukang-tukang sihir itu tersungkur dengan bersujud, seraya berkata: �Kami telah percaya kepada Tuhan Harun dan Musa�. [QS. THAHA 20:70]

Karena melihat tukang sihir tersebut telah beriman kepada nabi Musa a.s, demikian juga istrinya, Siti Asiyah, maka fiir'aun bertambah marah dan ganas, bersama bala tentaranya, dia menyiksa orang beriman termasuk istrinya sampai mati. Melihat yang demikian, Nabi musa dan orang orang yang beriman mundur dan melarikan diri dari kota mesir.

Fir'aun dan tentaranya terus mengejar Nabi Musa dan pengikutnya sampai ke dekat Laut Merah. Nabi Musa dan pengikutnya kebingungan. Pada saat itulah turun wahyu dari Allah swt. yang memerintahkan agar musa a.s memukulkan tongkatnya ke permukaan laut merah. Tiba tiba saja, laut membelah menjadi dua bagian. Jalan yang panjang telah terbentang di hadapan mereka.

Nabi musa dan pengikutnya terus berlari mengikuti jalan panjang yang telah terbentang menuju seberang. Di kejauhan, terlihat fir'aun dan bala tentaranya terus saja mengejar nabi musa. Akhirnya nabi musa sampai diseberang dengan selamat. Sementara fir'aun dan tentaranya masih berada di pertengahan jalan. Disaat itulah Allah swt. mengembalikan laut merah seperti semula. Fir'aun dan bala tentaranya pun ditelan oleh air laut. Demikianlah pembalasan dari Allah swt. terhadap orang yang durhaka.

Kisah Singkat Nabi Musa a.s. Menghadapi Fir'aun - Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon dimaafkan karena saya juga manusia yang tak luput dari kesalahan.

Source : DISINI

Artikel Terkait