Bondowoso Republik Tembakau

bendebesah.com - Bondowoso Republik TembakauIndonesia adalah negara yang kaya akan flora yang berbeda. Iklim sangat cocok untuk menumbuhkan berbagai jenis tanaman. Salah satu tanaman tembakau yang dianggap prospek cerah adalah komoditas perkebunan industri apalagi tanah dan iklim Bondowoso sangat cocok di tanam tembakau.

Iklim Bondowoso sangat cocok di tanami tanaman Tembakau hampir setiap musim kemarau tiba para petani Bondowoso menanam Tembakau. Banyak perusahan rokok mendirikan gudang di Bondowoso karena tembakau asli Bondowoso sangat di sukai para perokok di dunia.

Selain Bondowoso Republik Kopi dan Bondowoso Kota Tape, Bondowoso juga sangat pantas sekali jika disebut Bondowoso Republik Tembakau. Kualitas tembakau Bondowoso yang sangat bagus banyak dilirik pabrik rokok se Indonesia dan juga harga tembakau pun terjangkau baik harga tembakau basah dan harga tembakau kering.

Secara umum, penanaman perkebunan merupakan kegiatan usaha tanaman pangan yang dijual untuk ekspor atau bahan baku industri. Perkebunan telah mampu menampilkan peran dan keuntungan mereka dalam perekonomian nasional. Pendapatan ekspor pada tahun 2008 mencapai Rp 18,85 miliar, pendapatan cukai rokok Rp 52 triliun, dan pungutan ekspor CPO lebih dari Rp13,5 triliun.



Komoditi perkebunan yang berfungsi sebagai penyedia bahan baku industri di dalam negeri misalnya adalah rokok. Rokok merupakan hasil industri dalam negeri yang berasal dari tanaman tembakau. Tembakau merupakan komoditas perkebunan yang memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, yaitu sumber penerimaan negara melalui sumber devisa, cukai, pajak, dan pendapatan negara petani, dan dapat menciptakan lapangan kerja. Dilihat dari aspek komersial, komoditas ini merupakan bahan baku industri dalam negeri sehingga perlu diimbangi.

Di Indonesia, tembakau yang baik hanya diproduksi di daerah tertentu. Kualitas tambakau ditentukan oleh lokasinya dan pengolahannya. Daerah penghasil tembakau adalah sumut (deli), sumatera barat (payakumbuh), bengkulu, sumatra selatan (palembang), jaawa tengah (surakarta, klaten, dieng, kedu, temanggung, parakan, dan wonosobo), dan jawa timur (Bondowoso dan besuki).

Dari sisi penerimaan pemerintah atas pajak rokok, terlihat setiap tahun terus meningkat. Pada tahun 1999 jumlah cukai rokok RPLO, 16 triliun. Begitu pula di bidang perdagangan, pada tahun 1999 devisa dari ekspor rokok dan tembakau mencapai US $ 235 juta. Untuk menjaga kondisi di atas, perhatian pemerintah, terutama dalam menyeimbangkan penawaran dan permintaan, dengan mempertimbangkan faktor teknis pembibitan dan perawatan tembakau, ditekankan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas tembakau nasional.



Penanaman dan penggunaan tembakau di Indonesia sudah lama diketahui. Komoditas tembakau memiliki arti penting, tidak hanya sebagai sumber energi bagi petani, tetapi juga untuk Negara Tembakau adalah tanaman musiman, di sini pertanian merupakan milik tanaman perkebunan dan bukan merupakan tanaman pangan. Tembakau (daun) digunakan sebagai pembuatan rokok.

Tembakau adalah usaha padat karya. Luasnya perkebunan tembakau di Indonesia, diperkirakan hanya sekitar 207.020 hektar, amun bila dibandingkan dengan usahatani padi, usaha tani tembakau membutuhkan tenaga kerja hampir tiga kali lipat. 

Seperti halnya kegiatan pertanian lainnya, untuk produk tembakau dengan kualitas bagus, banyak faktor yang harus diperhatikan selain faktor tanah, iklim, pembuahan dan pemanenan. Oleh karena itu penting untuk mengetahui bagaimana sistem budidaya tanaman tembakau.

Terima kasih telah mengunjungi website ini, jangan lupa share agar lebih bermanfaat.

Artikel Terkait