Benarkah ada Bandara di Gunung Argopuro?

Bandara di Gunung Argopuro - Wisata alam memang di minati para traveller salah satunya puncak gunung Argopuro dengan ketinggian 3000m Dpl, akan tetapi di dalam foto ini bukan di puncak utama namun ini puncak kaki Gunung Argopuro.

Dibalik Ketinggian 3000 Dpl Gunung argopuro menyimpan banyak misteri, terdapat danau, ilalang yang luas dan suara misterius. Keseruan mendaki gunung argopuro penuh keceriaan menghilangkan rasa lelah perjalanan yang sangat jauh.

Foto kiriman @tyuniar93 di Instagram banyak dilihat orang karena keindahan alam dan hijau pohon di sekeliling puncak kaki Gunung Argopuro.





Gunung Aropuro ini berada di sekitaran beberpa kabupaten yaitu Kabupaten Bondowoso, Jember, Situbondo dan Probolinggo.

Benarkah ada Bandara di Gunung Argopuro? Konon katanya di puncak utama Gunung Argopuro dulunya tempat atau markas Pasukan Belanda sehingga ada Bandara besar di Puncak Gunung Argopuro. Jarang sekali yang berani datang kesana karena banyak Mitos Gunung Argopuro.

Harga tiket masuk puncak Gunung Argopuro untuk sementara ini Gratis namun siapkan mental dan fisik anda jika akan mengunjungi puncak Gunung Argopuro dan ijin pada pihak yang berwajib karena akan memasuki hutan lindung.

Sejarah Argopuro
Dikisahkan, Argopuro adalah tempat perlindungan Dewi Rengganis karena tidak merasa diakui oleh ayahnya Prabu Brawijaya. Bersama dengan pengikutnya dan pengikut setia melarikan diri dari istana. Itu mungkin bukan hanya cerita fiktif, di atas kita masih bisa melihat sisa-sisa seperti kuil dan bangunan lainnya. Mungkin karena itu pula, gunung ini disebut demikian. Dari kata argo yang berarti gunung dan puro berarti candi.

Keberadaan cerita legendaris di Argopuro menambah suasana mistis yang saya rasakan. Sebut saja Lake Living Garden, Rawa Embik, Puncak Rengganis, dan Cikasur. Semua tempat ini memiliki aura yang sangat kuat. Menyimpan kisah-kisah sedih dan mukjizat dari kehidupan masa lalu. Argopuro telah membungkamku.

Ketika satwa liar bergabung dengan kisah sedih, ini akan meninggalkan kesan yang mendalam. Sebut saja Cikasur, smorgasbord dari bandara bandara Jepang yang dulu terkenal dengan kesan horornya. Diceritakan di sini ada pembantaian pekerja oleh tentara Jepang. Sering, di tengah malam, ada suara langkah tentara. Kabut dan embun di pagi hari seperti memperkuat cerita untuk diceritakan kembali.

Terima Kasih telah mengunjungi website kami, jangan lupa share artikel kami.

Artikel Terkait